Aceh Barat Daya – Setidaknya ada 95 persen rumah di Gampong Ie Mameh, Kecamatan Kuala Batee, terendam banjir akibat luapan banjir kiriman dari Kecamatan Jeumpa dan Rumah Panyang.
Air mulai naik sekitar pukul 22.00 WIB dan baru surut setelah sahur, meninggalkan dampak besar bagi warga, terutama di Dusun Sejahtera, Dusun Sepakat, dan Dusun Kuta Bakti.
Keuchik Gampong Ie Mameh, Zulhermi mengungkapkan bahwa banjir kali ini merupakan yang terparah sejak tahun 2002.
Ia mengungkapkan ketinggian air rata-rata mencapai 30–50 cm, merendam rumah-rumah warga serta hasil panen padi yang baru saja dipanen.
“Banjir sebesar ini sudah lama tidak terjadi. Banyak gabah milik warga ikut terendam,” ujarnya.
Akibat banjir kiriman ini, kata Zulhermi juga mengakibatkan jebolnya tanggul di dua titik sepanjang kurang lebih 80 meter.
Sebanyak 370 kepala keluarga terdampak banjir ini. Kondisi terparah terjadi di Dusun Sejahtera dan Dusun Sepakat, di mana hampir seluruh rumah warga terendam air.
Pihak gampong telah berupaya melaporkan kejadian ini kepada pemerintah daerah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“Kami berharap ada bantuan dan solusi dari pemerintah, mengingat ini adalah bencana alam yang berdampak besar bagi warga,” tambah Keuchik.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya membersihkan rumah dari sisa lumpur dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan.








