Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Aceh  

Keuchik Suak Labu Ajak Warga Hidupkan Pengajian Magrib dan Sholat Berjamaah

Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk implementasi Instruksi Gubernur (Ingub) Aceh serta Peraturan Bupati Aceh Barat Daya terkait penguatan syariat Islam di lingkungan masyarakat.

IMG 20250501 111557 e1746073173219
Musyawarah pelaksana shalat berjamaah dan kegiatan keagamaan di Gampong Suak Labu.(Foto.hariandaerah.com/teukunizar)

Aceh Barat Daya – Keuchik Gampong Suak Labu, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya, Zainuddin, mengajak seluruh aparatur gampong dan masyarakat untuk menghidupkan kegiatan keagamaan di masjid dan meunasah.

Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk implementasi Instruksi Gubernur (Ingub) Aceh serta Peraturan Bupati Aceh Barat Daya terkait penguatan syariat Islam di lingkungan masyarakat.

Dalam himbauannya, Keuchik Zainuddin menekankan pentingnya pelaksanaan pengajian selepas sholat Magrib hingga menjelang sholat Isya, serta keikutsertaan masyarakat dalam sholat berjamaah.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun suasana religius dan memperkuat nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami mengajak seluruh perangkat gampong dan masyarakat untuk bersama-sama meramaikan masjid dan meunasah, terutama pada waktu Magrib hingga Isya. Ini bukan hanya kewajiban sebagai umat Muslim, tetapi juga bagian dari amanah yang telah ditetapkan pemerintah melalui Ingub dan peraturan Bupati,” ujar Zainuddin.

BACA JUGA:  Kodim 0110/Abdya dan Bulog Salurkan 14 Ton Beras Lewat Pasar Pangan Murah di Tiga Kecamatan 

Kegiatan pengajian ini diharapkan menjadi wadah pembinaan akhlak, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan pengetahuan agama masyarakat, khususnya generasi muda.

Keuchik Suak Labu juga meminta peran aktif para tokoh agama, pemuda, dan orang tua untuk membimbing anak-anak mereka agar ikut serta dalam kegiatan ini.

Menurutnya, suasana Magrib hingga Isya merupakan waktu yang sangat strategis untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada anak-anak dan remaja, agar mereka terhindar dari pengaruh negatif seperti pergaulan bebas dan penyalahgunaan teknologi dan narkoba.

“Oleh karena itu, pengajian dan sholat berjamaah diharapkan dapat menjadi benteng moral di tengah tantangan zaman,” tugasnya.

Zainuddin juga menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dipantau oleh aparatur gampong, termasuk Tuha Peut dan imam masjid, untuk memastikan pelaksanaannya berjalan lancar dan berkelanjutan.

Katanya, Pemerintah gampong akan mendukung fasilitas yang dibutuhkan agar kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik.

BACA JUGA:  Mus Seudong, Imum KPA Sekaligus Wakil Ketua DPRK Abdya: “Lawan PT Abdya Mineral Prima dan Siapapun di Belakangnya!”

“Kami tidak hanya mengimbau, tapi juga siap mendukung secara langsung. Ini adalah komitmen kita bersama dalam menjaga generasi muda dan membangun kehidupan masyarakat yang Islami,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan, Keuchik Suak Labu merencanakan untuk mengadakan evaluasi rutin dan musyawarah bersama masyarakat guna mengevaluasi pelaksanaan program ini, sekaligus menerima masukan demi perbaikan ke depan.

Dengan gerakan ini, Keuchik Zainuddin berharap Suak Labu dapat menjadi contoh gampong yang aktif dalam penguatan syariat Islam dan pembangunan moral masyarakat.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan menjadikan kegiatan pengajian serta sholat berjamaah sebagai kebutuhan rohani harian, bukan sekadar kewajiban.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *