Pringsewu – Kasus pembegalan yang menimpa seorang mahasiswi asal Kabupaten Tanggamus, Tika Dwi Septiana (19), pada Selasa (29/4/2025) sekitar pukul 19.30 WIB di jalan persawahan Pekon Rejosari, Kabupaten Pringsewu berhasil diungkap oleh pihak kepolisian Polsek Pringsewu Kota.
Kapolsek Pringsewu Kota, Kompol Rohmadi, menjelaskan bahwa pelaku utama dalam kasus ini adalah MN (29), warga Desa Kagungan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran. Pelaku ditangkap oleh tim gabungan Polsek Pringsewu Kota dan Polres Pesawaran di kediamannya pada Rabu (25/6/2025) dini hari.
MN merupakan residivis kambuhan yang telah terlibat dalam enam kasus pencurian dengan kekerasan (curas), dua di antaranya terjadi di wilayah Kabupaten Pringsewu dan empat lainnya di Kabupaten Pesawaran. Modus yang digunakan pelaku adalah beraksi seorang diri dengan cara memepet kendaraan korban lalu merampas barang berharga secara paksa.
Korban, Tika Dwi Septiana, saat kejadian sedang mengendarai sepeda motor bersama temannya melintasi kawasan persawahan yang sepi. Pelaku membuntuti dan kemudian memepet motor korban, merampas tas selempang yang berisi telepon genggam, uang tunai, dan dokumen penting. Kerugian korban diperkirakan mencapai Rp1,3 juta. Beruntung, korban tidak mengalami luka fisik namun mengalami syok berat akibat kejadian tersebut.
Polisi berhasil mengamankan kembali handphone milik korban yang sempat dijual pelaku. Barang bukti tersebut kini diamankan untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut. Saat ini, tersangka MN masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Pesawaran guna pengembangan kasus lain yang melibatkannya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.
Kapolsek Rohmadi menambahkan bahwa uang hasil kejahatan pelaku digunakan untuk bersenang-senang dan mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar selalu waspada terutama saat melintasi daerah sepi dan rawan kejahatan. Pihak kepolisian juga terus meningkatkan patroli dan pengawasan guna mencegah kejadian serupa terjadi kembali di wilayah Pringsewu dan sekitarnya. (Vit)








