Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

UIN SUNA Lhokseumawe Dan Dinas Pendidikan Aceh Utara Berkolaborasi Dorong Budaya Literasi Pengawas Sekolah

Screenshot 20250813 195254 Instagram
FUAD UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar kegiatan Bedah Buku Pengawas Sekolah foto Nurmansyah l

LHOKSEUMAWE – Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar kegiatan Bedah Buku Pengawas Sekolah, Selasa (12/08/2025) hal ini dilakukan sebagai upaya mendorong budaya literasi bagi pengawas sekolah di wilayah Aceh Utara.

Kegiatan dibuka langsung oleh Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa menulis adalah salah satu kemampuan mengekspresikan ide, pengalaman, dan cerita.

Dengan menulis, kita bisa mengeluarkan ekspresi dan menemukan kelegaan batin,” ujarnya.

Prof. Danial juga mencontohkan negara-negara maju yang sudah mengenalkan anak pada kegiatan tulis-menulis sejak usia dini.

“Budaya literasi yang kuat terbentuk dari pembiasaan sejak kecil. Usia bukanlah hambatan untuk belajar, yang terpenting adalah semangat,” pungkasnya.(13/8)

BACA JUGA:  IKA Fakultas Hukum Unsam Siap Gelar Mubes 2 Mei 2026

Bedah buku ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Dr,Marhamah,M.Kom.I, Dr. Rizqi Wahyudi, M.Kom.I. (Wakil Dekan III FUAD), dan Almira Almira Keumala Ulfah, M.Si, Ak, CA, ASEAN CPA (Kajur IPII) terdapat 6 buku yang dikupas oleh para pembedah.

Dekan FUAD UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Dr. Ruhama Wazna, M.A., membenarkan pelaksanaan kegiatan bedah buku tersebut.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memperluas wawasan civitas akademika, tetapi juga menumbuhkan budaya literasi dan semangat menulis di kalangan dosen serta mahasiswa,”

Para pembedah buku mengupas isi buku serta mengaitkannya dengan pentingnya peran pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.ujarnya

Ketua Jurusan IPII, Almira, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program pengembangan literasi jurusan yang tidak hanya fokus pada teori perpustakaan, tetapi juga menghubungkannya dengan praktik dan pemikiran kritis.

BACA JUGA:  Perkuat Komitmen untuk Pendidikan Islam di Aceh, Alumni Dayah Ulumuddin Lantik Kepengurusan Baru

“Kami ingin mahasiswa dan peserta memahami bahwa literasi adalah pondasi kemajuan bangsa,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, Jamaluddin,M.Pd mengatakan bahwa Pemerintah kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Pendidikan akan selalu hadir mendukung pengembangan dunia pendidikan dan berkolaborasi dengan perguruan tinggi.

“Aceh Utara sebagai kabupaten terluas di Indonesia memiliki jenjang pendidikan lengkap, dari pendidikan nonformal hingga perguruan tinggi. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama guru yang hebat dan menginspirasi,” jelasnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *