Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

BI Lhokseumawe Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi dan Kolaborasi

20250922 162936 scaled
KPwBI Lhokseumawe BI Lhokseumawe memyampaikan Pertumbuhan Ekonomi kepada para Wartawan, hariandaerah.com/foto. nurmansyah

LHOKSEUMAWE – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta mitra strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Fokus utama meliputi pengendalian inflasi, pengembangan UMKM, penguatan ekonomi syariah, serta percepatan digitalisasi sistem pembayaran.(22/9)

Dalam menjaga stabilitas harga, BI bersama TPID Lhokseumawe menggelar pasar murah, pasar tani, serta sidak pasar, sekaligus memastikan distribusi beras SPHP bersama Bulog. Berdasarkan data BPS, inflasi Kota Lhokseumawe pada Agustus 2025 tercatat 4,32% (yoy), didorong kenaikan harga bawang merah, daging ayam ras, beras, cabai merah, dan ikan bandeng.

Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe, Prabu Dewanto, menegaskan BI akan terus memperkuat strategi 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif) bersama TPID.

BACA JUGA:  Pelepasan 186 Jamaah Haji Kota Langsa, Tertua 88 Tahun dan Termuda Usia 25

Selain itu, BI aktif membina 27 UMKM binaan, memfasilitasi akses pasar hingga nasional dan internasional, serta mendukung kelompok pra-UMKM. Pengembangan ekonomi syariah juga diperkuat melalui pelatihan pesantren, program Zona KHAS, serta sertifikasi halal.

Di bidang sistem pembayaran, digitalisasi transaksi terus tumbuh dengan lebih dari 89 ribu merchant menggunakan QRIS. Hingga Juli 2025, tercatat 5,53 juta transaksi dengan nominal Rp567,8 miliar. BI juga meluncurkan piloting QRIS Dinamis PBB 2.0 bersama Pemkot Lhokseumawe untuk mempercepat elektronifikasi transaksi pemerintah.

BACA JUGA:  Pj Bupati Aceh Jaya Bagikan Kartu KUSUKA Untuk Nelayan Lhok Babah Nipah

Dengan berbagai langkah ini, BI Lhokseumawe menegaskan komitmennya hadir mendukung ketahanan dan pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *