Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Aceh  

BI Aceh dan Perbankan Pastikan Sistem Pembayaran Kembali Pulih di Daerah Terdampak Bencana

abfdb840 6e0c 11f0 8781 f373780efcb5.jpg
Ilustrasi.

BANDA ACEH – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh bersama perbankan terus memperkuat koordinasi untuk menjaga kelancaran sistem pembayaran serta memastikan ketersediaan uang tunai di wilayah-wilayah yang terdampak banjir dan longsor di Aceh.

Berdasarkan hasil pemantauan dan koordinasi intensif, layanan perbankan di Aceh berangsur pulih. Sejumlah kantor cabang dan mesin ATM, termasuk salah satu kantor bank di Aceh Tamiang, mulai kembali beroperasi meskipun pasokan listrik di beberapa titik masih belum stabil. Upaya pemulihan penuh terus dilakukan dalam waktu dekat.

Selain Aceh Tamiang, seluruh kantor cabang dan ATM di Aceh—termasuk daerah yang terdampak cukup parah seperti Langsa, Pidie Jaya, dan Bener Meriah telah beroperasi normal. Sementara itu, layanan perbankan di Aceh Utara, Aceh Timur, dan Gayo Lues mulai pulih sebagian dan terus ditingkatkan secara bertahap.

BACA JUGA:  Kapolres Aceh Barat Daya Lepas Peserta Mudik Gratis 

Untuk mendukung pemulihan layanan, perbankan di Aceh mempercepat perbaikan infrastruktur TI dan jaringan komunikasi. Langkah yang dilakukan meliputi pengiriman modem internet satelit, router, dan switch hub ke sejumlah lokasi. Selain itu, pengaturan jam operasional kantor cabang dengan pembatasan layanan juga diterapkan untuk memastikan aktivitas tetap berjalan aman dan terkontrol. Dengan dukungan jaringan telekomunikasi, masyarakat diimbau memaksimalkan transaksi nontunai, termasuk penggunaan QRIS, untuk kebutuhan sehari-hari.

Kepala Perwakilan BI Aceh, Agus Chusaini, menegaskan komitmen BI dalam menjaga stabilitas layanan keuangan di tengah situasi bencana.

“Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memastikan kelancaran sistem pembayaran di seluruh wilayah Aceh. Kantor Perwakilan BI Aceh didukung secara maksimal oleh BI Sumatera Utara dan Kantor Pusat BI di Jakarta, termasuk dalam pemenuhan ketersediaan uang tunai untuk mendukung transaksi masyarakat,” ujar Agus, Selasa (9/12/2025).

BACA JUGA:  Asal Mula Tari Dampeng Aceh Singkil, Disbudpar Aceh: Terus Dilestarikan

BI memastikan ketersediaan uang tunai di Aceh dalam jumlah yang memadai, sesuai kebutuhan perbankan dan masyarakat, serta mendukung stabilitas perekonomian daerah. Distribusi uang akan terus dioptimalkan melalui perbankan agar layanan tarik dan setor tunai dapat diakses masyarakat di kantor cabang maupun ATM seperti biasa.

Selain itu, masyarakat yang memiliki uang rusak juga dapat melakukan penukaran di kantor cabang bank terdekat, atau di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh maupun Kantor BI Lhokseumawe pada hari Selasa dan Kamis, pukul 09.00–11.00 WIB

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *