Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

BNPB Lakukan Droping Logistik untuk Korban Banjir ke Wilayah Terisolasi Aceh Utara

IMG 20251216 WA0004 1
BNPB Lakukan Droping Logistik untuk Korban Banjir ke Wilayah Terisolasi Aceh Utara terlihat dibantu sejumlah personel TNI Korpasgat di Bandara Malikussaleh. Hariandaerah.com (foto. nurmansyah)

ACEH UTARA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan logistik kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Utara melalui jalur udara, Selasa (16/12/2025). Distribusi bantuan dilakukan menggunakan helikopter BNPB guna menjangkau daerah yang sulit diakses melalui jalur darat.

Helikopter BNPB dengan nomor registrasi PK-RTX tipe AS-365N2 melaksanakan sortie ketiga dengan rute Bandar Udara Malikussaleh (WIMA) – Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara – WIMA. Lokasi drop zone berada pada koordinat N 4°54’1.296″ dan E 97°27’14.4″, berjarak sekitar 37 nautical mile dari Bandara Malikussaleh.

Penerbangan dimulai pada pukul 15.49 WIB dan mendarat kembali di Bandara Malikussaleh pada pukul 16.50 WIB. Helikopter diawaki oleh PIC Capt. Khairul Jabal, SIC Capt. Gallen A, serta Helicopter Loadmaster Asep J. Turut serta dalam misi ini dua personel pendamping, yakni Kapt. Pnb Naufal dan Kapt. Anwar.

BACA JUGA:  Dua Jabatan Direktur RSUD di Brebes Kosong, Ali Budiarto dan Dedy Iskandar Dimutasi

Pada sortie ketiga ini, BNPB menurunkan bantuan logistik seberat 600 kilogram, terdiri dari 36 karung beras @5 kg, 10 paket logistik @14 kg, 11 paket biskuit, 9 paket air mineral, 5 sarung, serta 5 paket makanan ringan. Dengan tambahan sortie ini, total bantuan yang telah disalurkan ke Desa Buket Linteung mencapai 1.400 kilogram dari dua kali pengiriman udara.

PIC Helikopter BNPB PK-RTX, Yusuf Ariestyanto, menyampaikan bahwa pengiriman bantuan melalui udara menjadi langkah cepat dan efektif untuk memastikan kebutuhan dasar warga segera terpenuhi.

BACA JUGA:  Semarak HUT Kemerdekaan RI Ke-79 Oleh Warga Baroh Langsa Lama

“Distribusi logistik melalui helikopter kami lakukan karena akses darat masih terbatas akibat banjir. Prioritas kami adalah memastikan bantuan pangan dan kebutuhan dasar dapat segera diterima masyarakat terdampak,” ujar Yusuf Ariestyanto.

BNPB menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi banjir di Aceh Utara serta menyesuaikan kebutuhan bantuan lanjutan sesuai kondisi di lapangan, berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *