Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Tunda Aksi 6 Agustus, AMPK Flyover Kretek Beri Batas Waktu Hingga Akhir Agustus: Tak Terima Janji Lagi!

IMG 20260803 WA0020 1
Suasana rapat koordinasi antara unsur TNI, Polres Brebes, dan jajaran AMPK Flyover Kretek di Kecamatan Paguyangan, Senin (03/08/2026), membahas komitmen perbaikan fasilitas keselamatan jalan paling lambat akhir Agustus 2026.(Foto dok hariandaerah.com)

BREBES – Aliansi Masyarakat Peduli Keselamatan (AMPK) Flyover Kretek menggelar rapat koordinasi strategis di Rumah Makan Kebon Lumpang, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Senin (03/08/2026). Pertemuan ini terselenggara berkat sinergi lintas pihak yang dibangun berkat peran aktif Kasat Intelkam Polres Brebes, didukung jajaran TNI dan Polri, guna menjaga stabilitas keamanan sekaligus menekan tingginya angka kecelakaan di wilayah tersebut.

Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif ini dihadiri langsung oleh Kasat Intelkam Polres Brebes AKP Suhermanto, S.H., Kapolsek Paguyangan AKP Tasudin, S.H., serta Pasintel Kodim 0713 Brebes, Kapten Arm Sukirno yang juga menjabat Danramil Paguyangan beserta jajaran. Sementara dari unsur masyarakat, hadir Ketua AMPK Flyover Kretek Dedi Anjar didampingi Sekretaris AMPK Yasir Andi, serta perwakilan aktivis AMPK se-Kecamatan Paguyangan.

Dalam diskusi tersebut, terungkap informasi penting dari Dinas BPTD terkait jadwal perbaikan dan peningkatan fasilitas keselamatan. Seluruh pekerjaan dijadwalkan rampung paling lambat akhir Agustus 2026, meliputi pemasangan 20 unit Penerangan Jalan Umum (PJU), penentuan titik pemasangan CCTV, serta pembangunan jalan lingkar sebagai prioritas utama.

BACA JUGA:  Bupati Aceh Tenggara Lantik 71 Pj Pengulu Kute, Serukan Kepemimpinan Pro Rakyat dan Pelayanan Tanpa Lelah

Merespons komitmen tersebut, Ketua AMPK Dedi Anjar menegaskan pihaknya memutuskan untuk menunda aksi massa yang semula dijadwalkan pada 6 Agustus 2026 sebagai bentuk penghormatan terhadap waktu pelaksanaan yang ditetapkan. Namun, ia menegaskan ketegasannya agar tidak dianggap sekadar kelambatan biasa.

“Kami tidak lagi menerima janji manis atau sekadar seremonial belaka. Persoalan ini sangat krusial, mendesak, dan menyangkut nyawa masyarakat luas. Segala komitmen harus dibuktikan lewat tindakan nyata. Terutama pembangunan jalan lingkar, harus segera direalisasikan tanpa menunda-nunda,” ujar Dedi Anjar.

BACA JUGA:  Program Strategis Presiden Prabowo, Pimpinan DPRD Se-Indonesia Digembleng di AKMIL Magelang

Sekretaris AMPK, Yasir Andi, mempertegas kekhawatiran masyarakat yang sudah berlangsung lama. “Kami sudah menunggu selama delapan tahun. Batas waktu kami adalah akhir Agustus. Jika hingga saat itu belum ada bukti pekerjaan yang nyata dan terukur, kami siap menggelar aksi yang jauh lebih besar tanpa perlu melakukan koordinasi terlebih dahulu,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan dari pihak Kepolisian dan TNI menyambut baik sikap terbuka AMPK. Mereka berkomitmen untuk terus mendorong percepatan seluruh rangkaian perbaikan demi terciptanya rasa aman dan keselamatan maksimal bagi para pengguna jalan di wilayah Brebes.

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *