BIREUEN – Akibat curah hujan tinggi menyebabkan Kabupaten Bireuen terendam banjir secara keseluruhan, berdampak pada delapan Kecamatan di setempat, yakni Kecamatan Perusahaan Selatan, Pandrah, Peudada, Jeunib, Simpang Mamplam, Peulimbang, Kota Juang dan Samalanga, Minggu (22/1/2023).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (BNPB), Abdul Muhari dalam siaran pers, mengatakan, bahwa banjir menyebabkan 4.364 rumah dan delapan hektare sawah tergenang air setinggi 25 hingga 100 cm di kecamatan-kecamatan tersebut.
”Banjir terjadi pasca-hujan mengguyur wilayah tersebut pada sekira pukul 04.35 wib,” kata Abdul Muhari.
Lebih lanjut Abdul Muhari menyampaikan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen sudah mengerahkan petugas ke daerah-daerah terdampak banjir untuk mendata dampak bencana, membantu mengevakuasi warga, dan menyalurkan bantuan bagi warga.
”Kita mengimbau kepada pemerintah daerah dan warga, khususnya yang berada di daerah rawan banjir, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,” ujarnya.
Abdul Muhari menambahkan, upaya mitigasi bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko bencana, termasuk di antaranya membersihkan saluran air, menyiapkan jalur evakuasi, dan menyiagakan tim siaga bencana di tingkat desa atau Gampong.














