Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Dari Tenda Pengungsi Raih A, Miftahul Jannah Lulus Sidang Munaqasyah IAIN Langsa

IMG 20260311 201639
Para penguji tesis Pascasarjana IAIN Langsa foto bersama Miftahul Jannah yang dinyatakan lulus sidang munaqasyah. (Foto:hariandaerah.com/Humas).

KOTA LANGSA – Miftahul Jannah, seorang mahasiswi Pascasarjana IAIN Langsa dinyatakan telah lulus Sidang Munaqasyah Tesis Pascasarjana di Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) IAIN Langsa, Rabu (11/03/2026).

Kelulusan sidang Pascasarjana ini dilalui oleh Miftahul Jannah dari balik tenda pengungsian akibat rumahnya hilang diterjang banjir bandang Aceh Tamiang tiga bulan lalu.

Perjuangan dan ketekunan dari balik tenda pengungsian ini pun tidak sia-sia, Miftahul Jannah akhirnya dinyatakan lulus dengan meraih nilai A oleh para penguji sidang munaqasyah IAIN Langsa.

Para penguji dipimpin oleh Prof. Dr. Iskandar Budiman MCL dengan tim yang terdiri dari Dr. Awwaluzzikri Lc MA, Dr. Muhammad Suhaili Sufyan Lc MA, Dr. Syafieh M.Fil.I dan Dr. Erly Ridho Kismawadi SEIMA sebagai Sekretaris.

BACA JUGA:  IAIN Langsa Usul Alih Bentuk Menjadi UIN Zawiyah Cotkala

Adapun tesis Miftahul Jannah berjudul “Pemanfaatan Barang Gadai Perspektif Imam Syafi’i dan Hambali (Studi Kasus di Desa Gelanggang Merak, Kecamatan Manyak Payet, Kabupaten Aceh Tamiang)”.

IMG 20260311 201810
Keadaan rumah Miftahul Jannah yang terdampak banjir bandang Aceh Tamiang dan kini harus hidup di tenda pengungsian sejak tiga bulan lalu, Rabu (11/03/2026).

Usai sidang, para penguji pun memberikan apresiasi atas kegigihan Miftahul Jannah yang tetap fokus mempersiapkan diri meski hanya bermodalkan file tesis yang tersimpan di telepon genggam.

Sementara Miftahul Jannah menyampaikan rasa syukur atas pencapaiannya.“Saya tidak pernah membayangkan bisa menyelesaikan munaqasyah dalam kondisi seperti ini,” harunya.

“Hidup di tenda pengungsian memang penuh tantangan, tetapi saya percaya ilmu harus terus diperjuangkan. File tesis yang saya simpan di ponsel menjadi penyelamat, dan semangat untuk tidak menyerah membuat saya bertahan,” ungkap Miftahul Jannah.

Sedangkan Dr. Muhammad Suhaili Sufyan selaku pembimbing turut menegaskan, bahwa ilmu pengetahuan bisa tumbuh bahkan dari balik tenda pengungsian.

BACA JUGA:  Silahturahmi dan Buka Puasa Bersama DPD PAN Aceh Barat Daya: Perkuat Kebersamaan dan Konsolidasi

“Miftahul Jannah telah membuktikan, dengan ketabahan, ketekunan, tekad dan keberanian mampu menembus segala keterbatasan dan mimpi harus tetap hidup meski berada di tengah ujian berat,” sebutnya.

Ia menerangkan, kisah Miftahul Jannah menjadi inspirasi bahwa ilmu pengetahuan dapat terus tumbuh, bahkan dari balik tenda pengungsian.

“IAIN Langsa menegaskan komitmennya untuk terus mendukung mahasiswa terdampak bencana, baik melalui bantuan akademik maupun sosial, serta memastikan akses pendidikan berkualitas tetap terjaga meskipun dalam kondisi darurat,” tegas Dr. M. Suhaili.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *