BANDA ACEH – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Banda Aceh (Bappeda) memggelar Pertemuan Kemitraaan dalam Rangka Pencegahan dan menurunan penyakit AIDS, Tuberkulosis dan Malaria (ATM), di Balee Keurukon pada Selasa (17/10/2023).
Pada kesempatan tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bappeda Kota Banda Aceh, Faisal M menyampaikan bahwa pencegahan dan pengendalian AIDS-Tuberkulosis-Malaria (ATM) memerlukan peran lintas sektor, dan hal ini menjadi perhatian utama dalam Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis.
“Peraturan ini menekankan pentingnya melibatkan berbagai sektor, termasuk sektor non-kesehatan, dalam upaya penanggulangan penyakit ATM,” kata Faisal.
Lebih lanjut, Faisal mejelaskan, bahwa kegiatan pertemuan tersebut, bertujuan untuk mengidentifikasi peran lintas sektor (non-Dinkes) dalam penanggulangan AIDS di daerah pada tahun 2021- 2023, juga mengidentifikasi anggaran/nilai anggaran dari lintas sektor terkait dan LSM dalam Penanggulangan AIDS tahun 2021-2023 serta mengupayakan dan mendorong adanya peran lintas sektor dalam penanggulangan AIDS 2023 dan tahun-tahun mendatang.
“Semoga pertemuan penguatan forum kemitraan untuk ATM ini bisa melaksanakan langkah yang tepat dan efektif untuk bisa mencegah dan mengendalikan penyakit ATM,” jelas Faisal.
Pertemuan tersebut, berlangsung dengan pemaparan peran Bappeda, Peran Organisasi Profesi dan TPMD/TPMDG, Peran UDD, Peran PKBI serta diskusi peran sektor dalam penanggulangan penyakit ATM ini serta anggaran di tiap sektor.














