BREBES – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Kabupaten Brebes hingga akhir tahun 2025 berhasil merealisasikan pembangunan dan rehabilitasi sebanyak 979 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program tersebut dilaksanakan melalui berbagai sumber pendanaan, meliputi APBN, APBD Provinsi Jawa Tengah (APBD I), APBD Kabupaten Brebes (APBD II), serta dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Sebanyak 979 unit RTLH tersebut tercatat dalam agenda perbaikan sepanjang tahun 2025 sebagai bagian dari program peningkatan kualitas kawasan permukiman di Kabupaten Brebes.
“Sebanyak 979 unit RTLH telah ditangani sebagai upaya peningkatan kualitas kawasan permukiman sepanjang tahun 2025,” ujar Irfanuddin, Penata Kelola Perumahan Ahli Muda Bidang Perumahan Dinperwaskim Kabupaten Brebes, kepada awak media, Senin (29/12/2025).
Irfanuddin menjelaskan, berdasarkan data Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), terdapat 20 unit RTLH yang direalisasikan di Desa Malahayu.
Sementara itu, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), Dinperwaskim merealisasikan pembangunan 67 unit RTLH di Desa Kedunguter, serta 10 unit lainnya untuk peningkatan kualitas hunian.
Selain itu, program peningkatan kualitas rumah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencapai 511 unit yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Brebes.
Adapun melalui APBD Kabupaten Brebes, tercatat sebanyak 98 unit RTLH yang ditangani, terdiri atas 20 unit untuk penanganan Kampung Adat Jalawastu di Desa Ciseureuh, Kecamatan Ketanggungan, 39 unit di wilayah Brebes Barat, serta 40 unit untuk penataan kawasan kumuh.
Lebih lanjut, Irfanuddin menambahkan bahwa melalui anggaran Penanganan Bencana (PB) Dinperwaskim terealisasi 20 unit RTLH. Selain itu, bantuan juga berasal dari BAZNAS Provinsi Jawa Tengah sebanyak 7 unit, BAZNAS Kabupaten Brebes 17 unit, serta dana CSR sebanyak 10 unit yang dikelola oleh Bina Marga Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah. Sementara itu, dari Bank Jateng terdapat alokasi 72 unit yang merupakan anggaran tahun 2024 namun direalisasikan pada tahun 2025.
“Secara keseluruhan, total 979 unit RTLH tersebut terealisasi dengan total anggaran sebesar Rp17.318.000.000,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan Rakyat Dinperwaskim Kabupaten Brebes, Mohamad Tolani atau yang akrab disapa Ujang, berharap program ini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Kami berharap program ini dapat memberikan dampak signifikan dalam peningkatan kualitas hunian masyarakat Kabupaten Brebes,” ujarnya.
Kepala Dinperwaskim Kabupaten Brebes yang baru menjabat, Laode Vindar Aris Nugroho, turut mengapresiasi capaian tersebut. Ia menilai realisasi 979 unit RTLH merupakan pencapaian yang luar biasa.
“Ini merupakan capaian yang sangat baik. Ke depan kami berharap semakin banyak rumah tidak layak huni yang dapat ditangani, sehingga Kabupaten Brebes dapat terbebas dari RTLH,” pungkasnya.








