LHOKSEUMAWE – Pengerjaan proyek preservasi Jalan Nasional Medan–Banda Aceh di ruas Jalan Elak Lhokseumawe – Krueng Mane, terus menunjukkan progres positif. Setelah melalui tahapan pembersihan permukaan jalan menggunakan kompresor untuk menghilangkan debu, pekerjaan dilanjutkan dengan penyemprotan prime coat sebelum memasuki tahap pengaspalan.
Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut dilaksanakan oleh PT Duta Mas Indah di bawah pengawasan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh. Di lapangan, aktivitas alat berat dan pekerja terlihat melakukan pengaspalan di sejumlah titik guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Penanggung Jawab (PJ) Lapangan PT Duta Mas Indah,Cek Rusli, saat ditemui wartawan Hariandaerah.com di lokasi pekerjaan, minggu (26/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB, mengatakan pekerjaan berjalan sesuai tahapan teknis yang telah ditetapkan.
“Proyek yang didanai APBN ini kami kerjakan mulai dari pembersihan debu menggunakan kompresor, kemudian penyemprotan prime coat sebelum pengaspalan. Alhamdulillah, hingga hari ini seluruh pekerjaan berjalan lancar dan cuaca juga sangat mendukung,” ujar Cekli
Ia menjelaskan, terdapat empat titik pekerjaan pada ruas Jalan Elak Krueng Mane yang menjadi fokus penanganan. Selain pengaspalan, pihaknya juga melakukan penutupan lubang-lubang kecil agar kondisi jalan menjadi lebih rata dan aman dilalui masyarakat.
“Kami juga menutup lubang-lubang kecil yang ada di sepanjang ruas ini sehingga setelah pekerjaan selesai diharapkan jalan menjadi lebih sempurna, nyaman dilalui, dan tidak lagi menimbulkan kendala bagi para pengendara,” tambahnya.
Perbaikan jalan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang pengguna jalan, Irwandi, warga Kecamatan Kutamakmur, mengaku senang melihat proses pengaspalan yang tengah berlangsung.
“Saya sangat senang melihat alat berat bekerja memperbaiki Jalan Elak Krueng Mane. Sekarang debu sudah tidak ada lagi, lubang-lubang kecil juga mulai tertutup sehingga jalan terasa lebih mulus dan tidak bergelombang. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan PT Duta Mas Indah sebagai pelaksana proyek ini,” katanya.
Irwandi berharap kualitas pekerjaan benar-benar dijaga sehingga hasil pembangunan dapat bertahan lama dan memberikan manfaat bagi masyarakat.”Harapan kami tentu kualitas jalannya benar-benar bagus sehingga bisa awet dan masyarakat bisa menikmati jalan yang nyaman dalam jangka waktu panjang,” ujarnya.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)1.3 BPJN Aceh, Isnanda, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pekerjaan preservasi Jalan Elak Krueng Mane sedang dilaksanakan oleh PT Duta Mas Indah sebagai rekanan pelaksana.
Benar, pekerjaan di ruas Jalan Elak Krueng Mane saat ini sedang dilaksanakan oleh PT Duta Mas Indah. Proyek ini berada di bawah pengawasan BPJN dan kami terus melakukan pemantauan agar seluruh pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis, tepat waktu, dan berkualitas. Penanganan saat ini masih difokuskan pada tahap awal preservasi jalan, meliputi pembersihan permukaan, penyemprotan prime coat, penutupan kerusakan ringan, serta pengaspalan. Tahapan pekerjaan berikutnya akan dilaksanakan secara berkesinambungan hingga seluruh ruas yang menjadi target penanganan selesai dikerjakan sesuai kontrak,” ujar Isnanda
Ia menambahkan, kondisi cuaca pada hari pertama pelaksanaan pekerjaan sangat mendukung sehingga proses pengaspalan dapat berlangsung dengan lancar.
“Selain pengaspalan, penanganan juga dilakukan terhadap lubang-lubang kecil di sepanjang ruas jalan agar setelah pekerjaan selesai masyarakat dapat melintas dengan lebih aman, nyaman, dan lancar,” tutupnya.
Dengan dimulainya tahap pengaspalan tersebut, masyarakat berharap proyek preservasi Jalan Nasional Elak Krueng Mane dapat segera rampung sehingga akses transportasi di jalur utama Medan–Banda Aceh semakin nyaman, aman, dan mampu mendukung kelancaran mobilitas warga maupun distribusi barang di wilayah Kota Lhokseumawe – Aceh Utara.(red)








