Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Diskop UKM Aceh, Dukung dan Fasilitasi Produk Koperasi Yang Bernilai Ekspor

koperasi-ukm-aceh
Kepala Dinas Koperasi Usah Kecil dan Menengah (UKM) Aceh, Azhari S.Ag (Foto: hariandaerah.com/Diskop UKM Aceh)

BANDA ACEH – Bidang Pemberdayaan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Aceh mempunyai peran mengkoordinasi serta menfasilitasi akses pasar produk koperasi baik di dalam negeri maupun luar negeri, dimana Produk koperasi Aceh yang telah go internasional saat ini yaitu salah satunya produk usaha koperasi Minyak Nilam Aceh.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas (Kadis) Koperasi Usah Kecil dan Menengah (UKM) Aceh, Azhari S.Ag M.Si melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Aceh, Dr. Suryadi Jaya SE, M.Si, saat dijumpai diruang kerjanya, Kamis (6/4/2023).

Berdasarkan laporan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Aceh tahun 2020, Indonesia tercatat sebagai pemasok minyak Nilam dan minyak pala mencapai 80-90 persen dari produksi dunia dengan mutu terbaik dan sebagian besar berasal dari Aceh khususnya Nilam.

Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Aceh, Suryadi Jaya mengatakan, produk koperasi di Aceh saat ini yang unggul yaitu Nilam, dimana Nilam tersebut mempunyai harga nilai jual tinggi baik pasar dalam negeri maupun luar negeri atau internasional.

Suryadi menjelaskan, bahwa minyak nilam salah satu komoditas unggulan di Aceh. Minyak Nilam adalah salah satu minyak atsiri yang dihasilkan oleh tumbuhan Nilam.

“Nilam sudah menjadi komoditi unggulan, oleh karena itu perlu diolah agar tingkatan minyak Nilam itu lebih bermutu atau bernilai tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut, suryadi mengatakan, sebagai komoditas unggulan, potensi nilai ekonomi Nilam disebut harus terus ditingkatkan dengan meningkatkan kualitas produk dalam sumber daya manusia. Hal tersebut disebabkan pengembangan tanaman Nilam sebagai salah satu proyek prioritas nasional di Provinsi Aceh.

BACA JUGA:  BI dan Pemprov Aceh Resmikan Rumah Produksi Capli, Dorong Stabilitas Harga Pangan

Suryadi menyampaikan, minyak Nilam yang unggul di Indonesia yaitu seperti minyak Nilam Aceh, karena banyak dipakai oleh perusahaan besar di luar negeri. Dimana perusahaan luar negeri mendapatkan pasokan dari perusahaan besar dari Indonesia untuk dijadikan bahan baku produk parfum, body care dan lainnya.

“Karena banyak sekali manfaatnya, tak hanya sebatas menjadi sebuah produk minyak wangi saja, namun juga bisa menjadi produk lainnya, seperti sabun dan masih banyak lagi, dan ini tidak bernilai murah, namun sudah mahal bisa sampai puluhan juta,” ujarnya.

Suryadi mengatakan, ada beberapa koperasi Nilam di Aceh yang tersebar di berbagai kabupaten/kota, seperti contohnya produk koperai Nilam yang unggul yaitu Koperasi Industri Nilam Aceh Jaya (KINA JAYA) yang berada di kabupaten Aceh Jaya.

“Diskop UKM Aceh juga bekerja sama dengan multi pihak, seperti menggandeng Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala, yang bergerak dalam memproduksi minyak Nilam Aceh, dimana produknya telah di ekspor keluar negeri,” kata Suryadi.

Selain itu, kata Suryadi, Diskop UKM Aceh telah memberikan dukungan fasilitasi Pendampingan Kelembagaan dan Usaha Dalam pembinaan Sentra Komoditi Unggulan Daerah di Provinsi Aceh Tahun 2021 dan 2022 diantaranya yaitu Koperasi Industri Nilam Aceh (KINA) yang berada di Aceh Barat, koperasi KSU Ateuh Na yang ada di Aceh Barat Daya (Abdya).

“Koperasi Industri Nilam Gayo (KING) di Gayo Lues, Koperasi Industri Nilam Aceh Selatan (KINAS) di Aceh Selatan, Koperasi Produsen Nilam Aceh Lestari di Pidie Jaya, dan Koperasi Perkebunan Karya Sejahtera di Aceh Utara,” sebutnya.

BACA JUGA:  Rakor Gugus Tugas Kedaulatan Pangan, Dandim Qomar: Target Tahun 2026 Simeulue Swasembada Pangan

Ia menyampaikan, bahwa pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mendorong produk Nilam. Karena, minyak Nilam ini mempunyai harga nilai tinggi kedepannya, dimana minyak Nilam Aceh itu banyak diincar oleh perusahaan besar luar negeri.

“Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Aceh, khusus nya bidang pemberdayaan koperasi akan terus mendorong untuk tumbuhnya komunitas Nilam, sebab minyak Nilam Aceh merupakan tumbuhan yang tingkat kadar minyak sangat bagus dibandingkan tumbuhan Nilam yang ada ditempat lain,” ucapnya.

lanjut Suryadi, jika ini terus didorong akan memberikan hasil yang maksimal, maka koperasi disekitarnya juga akan terus tumbuh dan akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Aceh tentunya.

Suryadi berharap kedepannya, sesuai dengan rencana pembangunan jangka panjang, kita ingin koperasi juga mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah, karena dalam hal ini hanya Usaha Kecil dan Menengah (UKM) saja yang mendapat perhatian lebih, tentunya dengan tidak mengabaikan koperasi.

“Sebab, dengan adanya perhatian lebih dari pemerintah, dapat melakukan pengembangan, pembinaan serta penguatan dalam organisasi koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan petani Nilam khususnya secara umum kesejahteraan masyarakat Aceh,” pungkasnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *