MEDAN– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan bersama TNI-POLRI melaksanakan kegiatan bakti sosial yang bertujuan mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Kegiatan ini berupa bantuan sembako kepada keluarga warga binaan yang kurang mampu.
Kegiatan bakti sosial ini diadakan untuk meringankan beban ekonomi yang dihadapi oleh keluarga warga binaan yang selama ini mendukung proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial para tahanan. Dalam pelaksanaannya, bantuan sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, telur, dan kebutuhan pokok lainnya disalurkan langsung kepada keluarga yang membutuhkan.
Plh. Kepala Lapas Kelas I Medan, Soetopo Berutu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya keluarga warga binaan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga yang selama ini berjuang dengan keterbatasan, sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial bagi para warga binaan,” ujar Plh. Kalapas, Senin (13/1/2025).
Selain itu, Lapas Kelas I Medan juga membagikan 250 paket bantuan sosial (bansos) kepada keluarga WBP yang kurang mampu, sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk terus mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi warga binaan maupun keluarga mereka. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung upaya pemerintah untuk menciptakan Indonesia yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
Bakti sosial ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, yang menilai bahwa kegiatan semacam ini dapat mempererat hubungan antara pihak Lapas dan masyarakat serta memberikan dampak positif bagi keluarga warga binaan yang kurang mampu.








