Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Ini Tanggapan Sandiaga Uno Terkait Kebakaran Kawasan Gunung Bromo

bromo
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto: Istimewa)

JAWA TIMUR – Dampak akibat kebakaran yang terjadi di kawasan hutan Gunung Bromo, Jawa Timur, telah berdampak signifikan pada industri pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah tersebut.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, dalam keterangan tertulis, Jumat (15/9/2023), menyatakan bahwa dampak dari kebakaran tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada sektor pariwisata.

Sandiaga mengungkapkan bahwa hotel-hotel di kawasan Bromo saat ini mengalami penurunan tingkat okupansi yang signifikan, dengan tingkat okupansi di bawah 50 persen. Dampak ini disebabkan oleh kebakaran hutan yang meresahkan.

“Apa yang terjadi di Bromo sangat kita sayangkan, prihatin, karena dampaknya sangat besar. Hotel-hotel di Bromo sekarang tingkat okupansinya di bawah 50 persen karena (dampak) kebakaran hutan,” kata Menparekraf Sandiaga.

BACA JUGA:  Kejari Kota Malang Ikuti Rakernis Kejaksaan RI

Terhadap kejadian ini, Menparekraf Sandiaga mendorong perlunya melakukan kajian menyeluruh terkait aspek CHSE (cleanliness, health, safety, and environmental sustainability) di seluruh taman nasional dan destinasi wisata berbasis alam lainnya. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa aspek-aspek keselamatan yang terfokus pada pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan dapat berjalan dengan baik.

“Dilakukan kajian agar aspek-aspek keselamatan yang fokus pada pariwisata berkualitas dan berkelanjutan dapat berjalan dengan baik,” ujar Sandiaga.

Kebakaran hutan dan lahan terjadi di kawasan wisata Gunung Bromo, khususnya di area Bukit Teletubbies. Api diduga berasal dari flare yang dinyalakan oleh pengunjung yang sedang melakukan sesi foto pre-wedding pada Rabu (6/9/2023).

BACA JUGA:  Puan Maharani Dorong Santri Jaga Persatuan di Tahun Politik

Akibatnya, kebakaran meluas dan diperkirakan telah mencapai luas sekitar 500 hektare. Pihak kepolisian telah melakukan penyidikan dan menetapkan satu orang tersangka terkait insiden ini.

Menparekraf Sandiaga juga memberikan dukungan penuh terhadap upaya penegakan hukum oleh pihak kepolisian. Sandiaga menyatakan bahwa proses hukum sudah berjalan dan ada pembelajaran serta pembinaan yang harus dilakukan. Selain itu, Sandiaga menegaskan bahwa hukum harus memberikan rasa keadilan, terutama bagi masyarakat yang terdampak oleh ulah dan kecerobohan pelaku insiden ini yang mengakibatkan kerugian besar dan kehilangan lapangan pekerjaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *