Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Jalan Rusak oleh Truk Pasir di Pekon Waya Krui, Pj.Bupati: Kami akan Cari Cara Terbaik, Kadishub: Nanti Pasang Rambu-rambu

Jalan Rusak oleh Truk Pasir di Pekon Waya Krui, Pj.Bupati: Kami akan Cari Cara Terbaik, Kadishub: Nanti Pasang Rambu-rambu IMG 20231209 WA0004
Armada pengangkut pasir melebihi tonase berasal dari tambang Lamteng. (Foto: hariandaerah.com/Vit).

PRINGSEWU – Pj.Bupati Pringsewu Adi Erlansyah, S.E, M.M mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait perihal kerusakan jalan di Pekon Waya Krui, kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu.

Namun dirinya tidak secara rinci menyebutkan cara apa saja yang akan dilakukan guna mengatasi persoalan jalan rusak di Pekon tersebut.

” Terimakasih, kami akan koordinasi dengan instansi terkait mencari cara terbaik untuk membatasi kendaraan-kendaraan tersebut, “kata Adi Erlansyah, Sabtu (9/12/23)

Sementara itu kepala Dinas Perhubungan kabupaten Pringsewu Bambang Suharmanu, S.sos mengatakan, pihaknya juga akan berkordinasi dengan pihak kepolisian melalui satlantas setempat, dan berencana untuk memasang rambu-rambu larangan angkutan melebihi kapasitas jalan sebagai tindak lanjut.

” Kita akan tindaklanjuti dan nanti akan kita pasang rambu dan nanti kita kordinasikan dengan pihak polantas, “tegas Bambang.

Diberitakan sebelumnya, Keberadaan truk penambang pasir liar diduga berasal dari kabupaten Lampung tengah, berdampak buruk pada infrastruktur jalan di kabupaten Pringsewu.

Sebab, belasan armada pengangkut pasir dengan kapasitas tonase diatas 10 ton, berasal dari tambang tersebut, telah merusak ratusan meter jalan aspal lingkungan di Pekon Waya Krui kecamatan Banyumas.

Nampak kondisi jalan rusak berat. Aspal terkelupas, bergelombang, lubang menganga, dan dipenuhi air. Truk juga memakan badan jalan menyulitkan pengendara lain ketika berpapasan.

Untuk diketahui, jalan tersebut baru dibangun 4 tahun yang lalu. Masyarakat sudah merasa nyaman menggunakan jalan, lantaran jalan tersebut merupakan akses menuju persawahan warga, termasuk digunakan oleh anak bersekolah.

Termasuk Truk juga merusak jalan onderlag. Pipa air milik warga pecah, lantaran terlindas truk dengan bobot berat. (-red). (Davit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *