ACEH UTARA — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi penopang penting bagi masyarakat yang harus menjalani pengobatan jangka panjang. Bagi Maryana, 59 tahun, petani asal Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, program ini memberi rasa aman di tengah perjuangannya melawan penyakit saraf atau neuropati.
Maryana telah lama mengidap sejumlah penyakit yang mengharuskannya rutin mengonsumsi obat. Saat penyakitnya kambuh, aktivitas sehari-hari nyaris tak bisa ia lakukan. “Rasa sakitnya luar biasa. Untuk berjalan saja saya tidak sanggup,” kata Maryana saat ditemui di Rumah Sakit PMI Kota Lhokseumawe, Jumat, (19/12/25)
Ia sudah dua hari menjalani perawatan inap. Kondisinya perlahan membaik. “Alhamdulillah, sekarang sudah jauh lebih ringan dibanding sebelumnya,” ujarnya.
Neuropati merupakan gangguan pada saraf tepi yang ditandai nyeri, kesemutan, hingga kelemahan otot dan membutuhkan penanganan berkelanjutan. Bagi Maryana, kepesertaan JKN menjadi kunci agar pengobatan dapat terus dijalani tanpa terbebani biaya.
“Saya sangat bersyukur terdaftar sebagai peserta JKN. Kalau harus menanggung biaya sendiri, saya tidak tahu harus bagaimana,” kata dia. Menurut Maryana, selama kepesertaannya aktif, ia tak pernah mengalami kendala saat berobat.
Pelayanan di RS PMI Kota Lhokseumawe juga dinilainya baik. Petugas dan tenaga medis memberikan layanan yang ramah dan profesional. “Dokter menjelaskan kondisi saya dengan jelas. Saya hanya perlu memastikan JKN saya aktif,” tuturnya.
Selain menjamin akses layanan kesehatan, JKN juga membantu menjaga kestabilan ekonomi keluarga. Maryana menilai program ini sangat penting bagi masyarakat kecil yang membutuhkan pengobatan jangka panjang.
“Tanpa BPJS Kesehatan, biaya pengobatan pasti berat bagi keluarga kami. Program ini benar-benar membantu,” ucapnya.
Maryana berharap Program JKN terus berlanjut dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Ia juga mengajak warga yang belum terdaftar untuk segera menjadi peserta dan rutin membayar iuran. “Supaya saat sakit, kita tidak panik memikirkan biaya,” katanya.








