PRINGSEWU – Kasat Lantas Polres Pringsewu, Iptu I Kadek Gunawan, menyoroti masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menaati aturan lalu lintas.
Fenomena pelanggaran disebut masih marak ditemukan di jalan raya, mulai dari tidak memakai helm, berboncengan lebih dari satu orang, penggunaan knalpot brong, hingga pelanggaran pengemudi mobil seperti tidak mengenakan sabuk keselamatan, membawa penumpang dengan kendaraan barang, sampai mengangkut muatan berlebih.
Tak hanya itu, pengendara di bawah umur juga masih sering terlihat bebas menggunakan kendaraan di jalan raya. Kondisi ini disebut mencerminkan lemahnya pengawasan dari orang tua serta anggapan remeh terhadap aturan keselamatan.
Data Satlantas Polres Pringsewu mencatat, sepanjang tahun 2024 terjadi 92 kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah itu, 48 orang meninggal dunia, 4 luka berat, dan 129 luka ringan. Sementara periode Januari hingga Juni 2025 saja sudah terjadi 73 kecelakaan dengan 28 korban meninggal dunia, 3 luka berat, dan 95 luka ringan.
“Budaya melanggar aturan masih sangat kuat di masyarakat. Padahal aturan lalu lintas dibuat demi keselamatan bersama,” kata Iptu I Kadek Gunawan, Sabtu (30/8/2025).
Sebagai pejabat baru yang dilantik pada 25 Agustus 2025 lalu, Kadek menegaskan pihaknya akan mengedepankan langkah persuasif dan edukatif.
“Kami akan rutin turun langsung melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, komunitas, dan kelompok masyarakat. Harapannya, tertib lalu lintas bisa menjadi budaya sehari-hari, bukan karena takut ditilang,” ujarnya.
Terkait maraknya pengendara di bawah umur, Kadek mengingatkan peran penting keluarga.
“Orang tua harus sadar, memberikan kendaraan pada anak di bawah umur sama saja menjerumuskan mereka pada bahaya. Kami minta keluarga jadi garda terdepan dalam pencegahan,” tegasnya.
Kasat Lantas juga menambahkan, pihaknya siap bekerja sama dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat untuk menciptakan perubahan.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dengan kolaborasi semua pihak, saya yakin angka kecelakaan bisa ditekan. Harapan kami, Pringsewu bisa menjadi daerah yang lebih tertib dan aman di jalan raya,” tandasnya. ( vit)








