Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Kolaborasi Polri dan DPR RI, Edukasi Kebangsaan Sentuh Warga Lintas Agama di Pringsewu

IMG 20250731 WA0054

Pringsewu – Upaya membumikan nilai-nilai kebangsaan terus digalakkan oleh berbagai elemen negara. Salah satunya tampak dalam kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di Aula Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Pekon Sukaratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Rabu (30/7/2025).

Kegiatan yang merupakan bagian dari agenda reses Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Golkar, Ryco Menoza, MBA, ini menghadirkan Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, sebagai narasumber utama. Tidak kurang dari ratusan peserta dari lintas elemen masyarakat hadir, termasuk perwakilan Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dari tiga kabupaten: Pesawaran, Pringsewu, dan Tanggamus.

Dalam pemaparannya, AKBP Yunnus menekankan pentingnya pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan – Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika – sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, keempat pilar tersebut bukan sekadar slogan, melainkan fondasi utama yang menjadi penyangga keutuhan Indonesia.

“Bangsa ini besar bukan karena jumlah penduduk atau kekayaan alamnya semata, tapi karena nilai-nilai luhur yang mengikat kita sebagai satu kesatuan. Empat pilar ini harus dipahami, dihayati, dan diamalkan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Kapolres.

AKBP Yunnus juga menyoroti rendahnya literasi politik di tengah masyarakat, terutama kalangan muda. Ia menilai hal tersebut menjadi salah satu akar munculnya berbagai persoalan bangsa, termasuk maraknya hoaks, ujaran kebencian, hingga politik identitas.

BACA JUGA:  Wabup Pringsewu Buka Peluang PNS dan Honorer Ikuti Pendidikan D1 STPN Yogyakarta

“Politik itu bukan sesuatu yang kotor. Ia bisa menjadi alat perubahan positif jika dijalankan dengan etika dan orientasi yang benar. Maka generasi muda harus dibekali pemahaman yang baik agar tidak mudah dimanipulasi,” jelasnya.

Di tengah memasuki tahun politik, Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan sebagai prasyarat utama bagi terselenggaranya pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk turut menjaga ketertiban dan kondusivitas wilayah.

Tak hanya itu, ia juga menyinggung tantangan zaman berupa kemajuan teknologi. Ia mengingatkan pentingnya kesiapan masyarakat dalam menghadapi era digital, dengan tetap menjaga jati diri dan nilai-nilai kebangsaan.

“Teknologi adalah keniscayaan. Tapi kita harus cerdas menggunakannya. Jangan sampai justru digunakan untuk menyebar kebencian atau informasi menyesatkan. Ini juga bagian dari tanggung jawab kebangsaan,” imbuh Yunnus.

Sementara itu, dalam sambutan pembukaan, Ryco Menoza menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI merupakan bentuk nyata tanggung jawab konstitusional lembaga legislatif dalam menjaga ideologi bangsa di tengah dinamika global dan tantangan internal.

BACA JUGA:  Hadiri Rakor di Pemprov Lampung, Wabup Pringsewu Tegaskan Komitmen Atasi Persoalan Sampah

“Empat Pilar ini adalah arah moral dan ideologis bangsa. Jangan sampai kita kehilangan pegangan hanya karena terpaan isu-isu menyesatkan, terutama di tahun politik. Sosialisasi seperti ini penting agar masyarakat tetap memiliki daya tahan dan kesadaran kebangsaan yang kuat,” kata Ryco.

Ryco menambahkan, edukasi kebangsaan tidak boleh berhenti di ruang kelas atau sekadar materi buku pelajaran, tetapi harus menyentuh langsung masyarakat hingga ke akar rumput.

Acara berlangsung interaktif dan penuh antusias. Sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber berlangsung hidup, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memahami lebih dalam soal kebangsaan dan peran aktif mereka sebagai warga negara.

Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu Anton Subagyo, Ketua PHDI Kabupaten Pringsewu Misino, Ketua PHDI Kabupaten Pesawaran Katiman, Ketua PHDI Kabupaten Tanggamus Ketut Griya, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat lainnya. ( vit  )

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *