ACEH TIMUR – Komando Distrik Militer (Kodim) 0104/Atim memimpin evakuasi dan pembersihan jalan Peunaron – Lokop Kabupaten Aceh Timur yang tertimbun longsong, Jum’at (10/01/2025).
Longsor setinggi 8 meter dan sepanjang 20 meter yang melanda jalan penghubung antar kecamatan di Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi itu terjadi sekitar pukul 15.10 WIB, Kamis 9 Januari 2025.
Dandim 0104/Atim, Letkol Inf. Tri Purwanto S.I.P melalui Danramil 01/Peunaron, Kapten Inf Meswanto yang memimpin langsung pembersihan longsor badan jalan Peunaron – Lokop tidak lupa memberikan pengawasan kepada seluruh anggota yang terlibat.
“Menanggapi itu, Babinsa Koramil 01/Peunaron, Serma Enang Sutarman dan 4 personil lainnya segera melakukan pengamanan dan koordinasi dengan pihak terkait untuk pembersihan material longsor,” ucap Kapten Meswanto.
Pembersihan longsor dilakukan menggunakan Excavator milik Dinas PUPR Kota Langsa atas petunjuk dari Dinas PUPR Provinsi Aceh.
Danramil 01/Peunaron mengatakan bahwa dalam pembersihan itu, pihak Polsek Serbajadi turut berperan dalam pengamanan di lokasi bencana untuk memperlancar kegiatan pembersihan.
“Alhamdulillah, pada pukul 10.30 WIB berkat kerjasama semua pihak terkait dalam mengatasi masalah ini, segera jalan lintas Peunaron – Lokop sudah dapat dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua,” ungkap Meswanto.
Tidak ada korban jiwa dalam bencana itu dan situasi di lokasi sudah terkendali. Akses jalan lintas Peunaron – Serbajadi telah normal kembali dan kendaraan dipastikan dapat melintas dengan lancar.
Selanjutnya dijelaskan bahwa Dandim 0104/Atim, Letkol Inf. Tri Purwanto S.I.P terus memantau perkembangan bencana ini sejak kejadian tersebut dan memberikan arahan kepada seluruh jajaran untuk terus meningkatkan koordinasi dalam penanganan bencana.
Letkol Inf. Tri Purwanto S.I.P secara tegas memastikan bahwa semua langkah dilakukan oleh pihaknya untuk memulihkan kondisi wilayah tersebut secepat mungkin.
Untuk diketahui, sampai saat ini pembersihan sisa material longsor masih terus berlangsung dengan melibatkan personil Babinsa, Polsek Serbajadi dan masyarakat setempat.
Arus listrik yang terputus sepanjang 100 meter akibat longsor juga sedang dalam perbaikan oleh pihak PLN.
Pihak Muspika setempat terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat potensi longsor susulan masih mungkin terjadi karena cuaca yang belum stabil dan intensitas hujan yang tinggi.














