KOTA LANGSA – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan 83 Sidikat 6 dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri melaksanaka sosialisasi trauma healing kepada siswa SD Negeri 2 Seulalah Kota Langsa dalam pengabdian masyarakat (Dianmas) dengan “Saweu Sikula”.
Dalam pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada hari Kamis (12/02/2026) tersebut, mahasiswa STIK Angkatan 83 turut membantu 1 unit sumur bor untuk pengadaan air bersih pascabanjir bagi sekolah dan masyarakat sekitar.
Pengabdian masyarakat dihadiri langsung Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo Habrianto, Perwira pendamping mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Kombes Andi Baso Rahman SH SIK M.Si, Kasat Binmas Polres Langsa, Kabid Pembinaan SD Disdikbud Kota Langsa Andi Iskandar Rizza, Kapolsek Langsa Timur serta Pj Geuchik Pondok Keumuning dan perangkat desa.
Kepala SDN 2 Seulalah, Nurhayati S.Pdi M.Pd menyampaikan, bahwa SDN 2 Seulalah merupakan sekolah terparah yang terdampak bencana banjir tiga bulan lalu dengan terdapat sekitar 80% siswa dan rumahnya terdampak banjir di Kota Langsa.
Disampaikan bahwa Saweu Sikula Mahasiswa STIK Polri dengan memberikan sosialisasi trauma healing berupa motivasi dan edukasi kebencanaan kepada para siswa SDN 2 Seulalah, Kecamatan Langsa Lama.
“Pasca bencana banjir pasti menimbulkan rasa sedih, takut, cemas bahkan trauma. Jadi sosialisasi trauma healing ini sangat bermanfaat dan penting untuk kesehatan mental serta emosional siswa-siswi sekolah kami,” ucap Nurhayati yang akrab disapa Bu Dedek kepada hariandaerah.com, Sabtu (14/02/2026).
Selanjutnya Bu Dedek mengatakan, kedatangan rombongan mahasiswa STIK Polri disambut dengan tarian Peumulia Jamee dan yel-yel selamat datang oleh para guru dan siswa SDN 2 Seulalah.
Bu dedek juga mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa STIK yang telah berkenan berbagi ilmu serta mendampingi siswa-siswi dalam trauma healing.
Ia menjelaskan, bahwa para siswa mengikuti trauma healing oleh Mahasiswa STIK Polri dengan sungguh-sungguh, terbuka dan aktif serta banyak bertanya, bercerita dan berbagi pengalaman mereka saat banjir lalu.
“Trauma healing ini diharapkan menjadi langkah awal pemulihan serta penguatan bagi seluruh siswa di SDN 2 Seulalah,” ungkap Bu Dedek.
Sedangkan, Kabid Pembinaan SD Disdikbud, Andi Iskandar Rizza SE menyampaikan ucapan selamat datang mahasiswa STIK dikota Langsa dan di SDN 2 Seulalah dan berterimakasih atas perhatian dan kepedulian terhadap pendidikan di Kota Langsa.
“Sosialisasi trauma healing sangat bermanfaat bagi murid pacsabanjir untuk pemulihan psikologi anak anak,” terang Andi Iskandar Rizza.
Perwakilan Mahasiswa STIK Polri angkatan 83, Ivan Pradipta mengatakan, bahwa kehadiran pihaknya dalam rangka pengabdian kepada masyarakat dengan turun ke sekolah dan sarana ibadah yang terdampak banjir.
“Kami hadir untuk sosialisasi trauma healing, memberikan motivasi dengan mengajak bermain siswa. Kita juga beri bantuan buku cerita dan buku referensi lainnya untuk perpustakaan SDN 2 seulalah,” sebutnya.
Ivan menambahkan, setelah sosialisasi ini pihaknya akan melaksanakan pembuatan sumur bor untuk SDN 2 Seulalah Kota Langsa atas bantuan dari Kapolri dan Kapolda Aceh serta mahasiswa STIK angkatan 83 Sidikat 6 Polri.
Adapun peresmian penggunaan sumur dan penandatanganan prasasti dilakukan langsung oleh Kapolres Langsa, bapak AKBP Mughi Prasetyo Habrianto.
Tidak lupa Ivan mengucapkan terimakasih atas sambutan hangat Kepala Sekolah, para guru dan siswa-siswi SDN 2 Seulalah dengan tarian Aceh, yel-yel serta lantunan ayat suci Al-Quran.
“Semoga pengabdian masyarakat yang kami lakukan dapat bermanfaat bagi sekolah dan masyarakat sekitar,” haru Ivan Pradipta.
Sementara itu, Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo Habrianto SIK menyampaikan ucapan terimakasih kepada mahasiswa STIK angkatan 83 Polri yang telah telah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Kota Langsa.
“Syukur Alhamdulillah. Semoga pembangunan sumur bor ini dapat bermanfaat bagi sekolah dan juga masyarakat sekitar,” ujar AKBP Mughi Prasetyo dalam peresmian sumur bor.
Setelah proses serah terima sumur bor, Kepala SDN 2 Seulalah Nurhayati mengucapkan terimakasih kepada bapak Kapolri, Kapolda Aceh, Kapolres Langsa serta Mahasiswa STIK angkatan 83 yang telah membantu pembuatan sumur bor di SDN 2 Seulalah.
Dijelaskan juga, pasca bencana banjir SDN2 Seulalah dan masyarakat sekitar di Kecamatan Langsa Lama sangat kesulitan air bersih.
“Bantuan sumur bor ini sangat berguna dalam pemenuhan air bersih, baik untuk keperluan sekolah sendiri maupun guru, siswa dan juga masyarakat sekitar,” pungkas Nurhayati.













