Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

MMF Catat Sejarah, Gelar Lomba Mancing Cumi Pertama di Banda Aceh

WhatsApp Image 2025 09 04 at 20.43.49 1
Ketua Komunitas Merah Mata Fishing (MMF) bersama pengurus menyerahkan santunan kepada delapan anak yatim di Gampong Ulee Lheue, Banda Aceh, sebelum dimulainya Banda Aceh Eging Tournament, Rabu (3/9/2025) malam. (Foto: Ist).

BANDA ACEH – Komunitas Merah Mata Fishing (MMF) menggelar turnamen mancing cumi perdana bertajuk Banda Aceh Eging Tournament di kawasan Ulee Lheue, Banda Aceh, Rabu (3/9/2025) malam.

Ajang ini diikuti 130 peserta dari Banda Aceh dan sekitarnya. Para peserta memperebutkan puluhan doorprize dengan nilai jutaan rupiah.

Sebelum lomba dimulai, MMF terlebih dahulu menyerahkan santunan kepada delapan anak yatim di Gampong Ulee Lheue. Tradisi berbagi ini disebut sebagai kebiasaan rutin MMF setiap menggelar agenda, dengan harapan kegiatan yang dilakukan mendapat keberkahan.

WhatsApp Image 2025 09 04 at 20.43.50
Ahmad, juara pertama, dan Maulizar, juara kedua, berfoto bersama panitia setelah menerima trofi dan hadiah utama Banda Aceh Eging Tournament. (Foto: Ist).

Biaya pendaftaran turnamen ditetapkan Rp 20 ribu per peserta. Dana yang terkumpul sepenuhnya disalurkan untuk anak yatim. Setiap peserta yang mendaftar memperoleh kupon doorprize, makan malam, snack, dan kopi yang disediakan panitia.

Lomba berlangsung mulai pukul 20.30 WIB hingga 23.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembagian doorprize hingga acara berakhir.

BACA JUGA:  50 Anak Yatim dan Dhuafa Ikuti Khitan Massal Bersama YAKESMA dan YBM PLN

Ketua MMF, Ridho Hamdiki, mengatakan turnamen ini menjadi wadah silaturahmi bagi para pemancing.

“Agenda ini kami laksanakan agar para pemancing bisa bertemu dan menjalin silaturahmi, dari yang belum saling mengenal menjadi akrab,” ujarnya.

Ridho juga mengaku bangga karena turnamen mancing cumi ini menjadi yang pertama di Banda Aceh.

“Sebelumnya kami pernah mengadakan lomba mancing ikan, komunitas lain juga pernah melakukannya. Namun lomba mancing cumi ini baru pertama kali dilakukan, dan MMF yang memprakarsainya,” jelasnya.

Ia menambahkan, panitia awalnya menargetkan 50 peserta, namun jumlah pendaftar melonjak hingga 130 orang.

“Saya terkejut sekaligus senang. Bahkan saat acara akan dimulai, masih ada peserta yang ingin mendaftar. Sebagian bisa ikut, tapi sebagian lainnya tidak kebagian kupon,” kata Ridho.

WhatsApp Image 2025 09 04 at 20.43.49
Komunitas MMF menyerahkan santunan kepada delapan anak yatim di Ulee Lheue, Banda Aceh, sebelum dimulainya Banda Aceh Eging Tournament.(Foto: Ist).

Ketua panitia, Burhan atau akrab disapa Cek Bur, menegaskan hal serupa.

BACA JUGA:  Kapolda Aceh Tinjau SPPG di Meuraxa, Nyatakan Komitmen Dukung Asta Cita Presiden

“Setahu saya, lomba mancing cumi seperti ini memang belum pernah ada di Banda Aceh. Jadi bisa dikatakan MMF yang pertama kali menggelarnya,” ucapnya.

Dalam turnamen tersebut, Ahmad (24) berhasil keluar sebagai juara pertama dengan tangkapan dua ekor cumi. Sementara juara kedua diraih Maulizar (40).

Meskipun hanya dua orang keluar sebagai juara utama, hampir seluruh peserta tetap membawa pulang doorprize yang disiapkan panitia.

Turnamen ini turut mendapat dukungan dari MyPertamina, Bright Gas, Dunia Pancing, Mari Pancing, Permata Laut, Pasar Pancing, PT Abbasy Teran Abadi, PT Myco Group, PT Good Gas Qwan, PT Bragas Energy Global, dan PT Ocean Samudra Energi.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *