Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Pembangunan Jalan Provinsi Podosari-Sukoharjo Pringsewu Disorot: Licin, Berbahaya, dan Sarat Kejanggalan

Lokasi pembangunan jalan provinsi di Podosari- Sukoharjo pringsewu. (Davit/Hariandaerah.com)

PRINGSEWU – Pengendara yang melintas di ruas Jalan Provinsi Podosari–Sukoharjo kabupaten Pringsewu Lampung diminta ekstra hati-hati.   Jalan tersebut kini licin dan membahayakan, imbas dari aktivitas perbaikan jalan yang dinilai janggal oleh warga.

Pantauan di lokasi, badan jalan dipenuhi batu seplit bercampur tanah merah basah, mengancam keselamatan pengguna jalan. Rahmat, salah seorang pengendara sepeda motor, mengaku nyaris terjatuh saat melintas.

“Hampir jatuh saya. Jalannya licin, batu bercampur tanah merah.  Kalau seperti ini caranya memperbaiki jalan, ini malah berbahaya,” keluh Rahmat.

Keanehan bukan hanya soal metode pengerjaan.  Warga setempat, Wanto, menyoroti fakta bahwa ruas jalan tersebut baru saja dibangun pada akhir 2024 lalu, namun kini dibongkar kembali untuk pembangunan ulang.

BACA JUGA:  Sejumlah Pejabat Baru Polres Simeulue Ngopi Bareng Wartawan, Ajak Sinergi Bangun Informasi Positif

“Jalan yang lama malah seperti sengaja dihilangkan. Padahal baru saja dibangun. Ini kan tumpang tindih namanya,” ujar Wanto heran, Selasa (29/4/25).

IMG 20250429 WA0014
Nampak batu bercampur tanah. ( Davit/Hariandaerah.com)

Lebih memperkuat kecurigaan publik, proyek di lokasi tidak memasang papan informasi kegiatan proyek sebagaimana diatur dalam ketentuan transparansi publik. Nama proyek, sumber anggaran, volume pekerjaan, hingga kontraktor pelaksana tak satu pun tertera.

Investigasi lapangan yang dilakukan media ini membenarkan, kondisi jalan lama nyaris tidak tersisa, tertimbun campuran batu dan tanah merah yang belum dilakukan pengaspalan.

BACA JUGA:  Lawan Putusan Hakim, Kuat Ma'ruf Divonis 15 Tahun Penjara

Keterangan dari beberapa narasumber pun menguatkan bahwa pembangunan jalan sebelumnya baru selesai akhir 2024.

( Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mencari konfirmasi dari pihak rekanan dan dinas terkait yang bertanggung jawab atas proyek ini.) ( Davit )

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *