Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Polri  

Polda Aceh Libatkan Masyarakat dalam Pengawasan Polri, Tingkatkan Performa dan Integritas

Polda aceh
Ketua Umum Repsus Azhar Budiman, Apresiasi Program Dumas Presisi, Sabtu (1/7/2023). (Foto: Humas Polda)

BANDA ACEHPolda Aceh terus berupaya meningkatkan performa dan integritas Polri dengan melibatkan publik atau masyarakat dalam proses pengawasan.

Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Aceh telah menginisiasi program-program yang membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan kritikan, laporan, dan pengawasan terhadap kinerja anggota Polri serta melaporkan jika ada pelanggaran yang ditemukan.

Salah satu program yang menunjukkan komitmen Polri dalam menerima kritikan dan laporan dari masyarakat adalah Pengaduan Masyarakat (Dumas) Presisi. Program Dumas Presisi menjadi saluran yang memperlihatkan transparansi Polri dan kesediaannya untuk menerima kritik serta laporan dari masyarakat.

Ketua Umum Repsus, Azhar Budiman mengungkapkan, apresiasinya terhadap program ini, yang menurutnya penting untuk memastikan profesionalitas dan integritas anggota Polri.

“Pelibatan publik ini tak lain juga menjadi bentuk transparansi agar terus mendorong kepercayaan publik pada kepada Polri secara keseluruhan yang kini melaju pada kondisi yang semakin membaik,” kata Azhar, dalam keterangannya, Sabtu (1/7/2023).

Azhar menekankan pentingnya fungsi Divisi Profesi sebagai unsur pengawas dan pembantu pimpinan yang bertugas menjaga etika dan disiplin personel Polri. Menurutnya, pengawasan internal dan penguatan anggota Polri adalah hal yang penuh tantangan, namun merupakan bagian dari amanat untuk menjaga kehormatan Polri.

BACA JUGA:  Pemerintah Aceh Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2023 dengan Khidmat

Di samping penguatan internal, partisipasi aktif masyarakat juga dianggap krusial dalam mengawasi kinerja dan profesionalitas anggota Polri. Pelibatan publik menjadi bentuk transparansi yang mendorong kepercayaan masyarakat terhadap Polri secara keseluruhan, yang pada gilirannya berdampak positif terhadap kualitas institusi.

Bidropam Polda Aceh telah membuka berbagai kanal pengaduan untuk menampung laporan dari masyarakat mengenai pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri. Selain metode konvensional seperti mengunjungi kantor polisi atau mengirimkan surat, layanan aduan kini telah disempurnakan dengan penggunaan teknologi digital.

Aplikasi digital “Presisi” menyediakan akses ke layanan Pengaduan Masyarakat (Dumas) secara terintegrasi, memudahkan masyarakat untuk melaporkan perilaku dan tindakan anggota Polri yang melanggar etika, disiplin, serta proses penyelidikan dan penyidikan.

“Dumas Presisi ini merupakan kanal daring pengaduan masyarakat atas perilaku dan tindakan anggota Polri yang melakukan pelanggaran terkait manajerial, disiplin dan kode etik serta penyelidikan dan penyidikan. Oleh karena itu patut diapresiasi program ini,” ungkap Azhar.

Program Dumas Presisi ini mendapatkan apresiasi karena memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kualitas pelayanan dan integritas Polri. Masyarakat yang telah menggunakan layanan pengaduan menyatakan kepuasan terhadap proses penerimaan laporan, penanganan aduan, dan tahap akhir penyelesaian.

BACA JUGA:  Polri Gelar Patroli Bersama Untuk Ciptakan Keamanan dan Mengamankan Pemilu 2024 di Aceh

Secara garis besar, kualitas pelayanan aduan yang diberikan oleh Bidpropam melalui berbagai kanal mendapat pujian dari publik. Keterbukaan Propam dalam merangkul masyarakat luas dan menyediakan kanal-kanal pengaduan yang berkualitas, menjadi tolak ukur terdekat atas kinerja Polri yang dinilai oleh masyarakat. Dalam hal ini, kualitas pelayanan aduan juga memainkan peran penting dalam memupuk dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Dalam konteks luas, pelayanan aduan tersebut menjadi perwajahan dan tolak ukur paling dekat atas kinerja Polri yang ditunjukkan kepada masyarakat. Lewat kualitas pelayanan aduan ini pula kepercayaan publik terhadap institusi Polri dapat dipupuk dan bertumbuh kian subur,” pungkas Azhar.

Azhar menyimpulkan bahwa dengan mengedepankan keterbukaan dan partisipasi masyarakat, Polri berhasil membangun citra positif yang menggambarkan komitmen dalam meningkatkan performa dan integritasnya. Dalam pandangan luas, pelayanan aduan ini menjadi indikator terdekat yang mencerminkan kinerja Polri secara keseluruhan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi tersebut.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *