Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Prajurit Yonif 854 Tembus Daerah Terisolir Pameu, Salurkan Bantuan Kasad untuk Warga Aceh Tengah

WhatsApp Image 2025 12 05 at 10.50.15
Prajurit Yonif 854/Dharma Kersaka menembus medan berat untuk mendistribusikan bantuan dari Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ke desa-desa terisolir di Kemukiman Pameu, Aceh Tengah, pascabencana banjir. (Foto: Pendam IM).

ACEH TENGAH – Upaya percepatan penanganan darurat pascabencana banjir di Aceh Tengah terus dilakukan TNI AD melalui jajaran Kodam Iskandar Muda. Pada Jumat (5/12/2025), prajurit Yonif 854/Dharma Kersaka berhasil menyalurkan bantuan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., ke sejumlah desa yang masih terisolir di wilayah Kemukiman Pameu, Kecamatan Rusip Antara.

Bantuan kemanusiaan tersebut berisi logistik penting bagi warga terdampak, di antaranya kebutuhan pangan, makanan siap saji, perlengkapan bayi dan ibu hamil, obat-obatan, selimut, serta kebutuhan dasar lainnya. Seluruh bantuan didistribusikan ke enam desa yang hingga kini sulit dijangkau akibat akses jalan terputus dan tertutup material banjir. Desa-desa tersebut meliputi: Pameu, Paya Tampu, Kuala Rawa, Merandeh Paya, Tanjung, serta Lut Jaya.

Pangdam Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada prajurit yang telah bekerja keras menembus wilayah terisolir demi memastikan bantuan Kasad tiba tepat waktu kepada masyarakat.

“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian TNI AD terhadap masyarakat Aceh Tengah yang sedang menghadapi masa sulit. Kasad memberikan perhatian penuh terhadap kondisi di sini, dan kami memastikan seluruh bantuan dapat tersalurkan dengan baik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa distribusi bantuan di daerah terisolir bukanlah tugas mudah mengingat medan yang berat, akses terbatas, serta kondisi cuaca yang tidak menentu. Namun, prajurit Kodam IM tetap menunjukkan keteguhan dan dedikasi tinggi dalam menjalankan misi kemanusiaan ini.

“Akses menuju beberapa desa sangat terbatas. Prajurit kami harus menempuh jalur alternatif bahkan berjalan kaki untuk memastikan bantuan sampai kepada warga. Ini bukti komitmen TNI AD untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Pangdam IM menuturkan bahwa penyaluran bantuan dari Kasad akan terus dilakukan secara bertahap mengikuti perkembangan situasi dan kebutuhan mendesak masyarakat. Kodam IM juga menyiapkan opsi penambahan personel maupun logistik jika kondisi lapangan mengharuskan adanya dukungan lebih lanjut.

“Kami terus memantau situasi dan menerima laporan dari unsur di lapangan. Jika ada wilayah yang membutuhkan bantuan tambahan, kami siap mengirimkan dukungan segera,” jelasnya.

Selain penanganan darurat, TNI AD juga akan terlibat dalam fase pemulihan pascabencana. Dukungan tersebut mencakup pembersihan fasilitas umum, pemulihan akses jalan, hingga membantu pemerintah daerah mempercepat rehabilitasi infrastruktur dasar.

“TNI AD akan terus berada di garis depan membantu pemulihan Aceh Tengah. Sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait menjadi kunci agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal,” tegas Pangdam.

Mengakhiri pernyataannya, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo menyampaikan harapan agar masyarakat tetap kuat dan tidak kehilangan semangat menghadapi situasi sulit ini.

“Kami bersama pemerintah daerah akan terus mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih. Solidaritas dan kebersamaan adalah kunci agar kita dapat melewati musibah ini bersama-sama,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *