Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Relawan Kemanusiaan Pemko Lhokseumawe Gelar Aksi Bersih Pesantren di Dayah Darul Ma’arif

IMG 20260103 WA0015 1
Relawan Kemanusiaan Pemko Lhokseumawe Gelar Aksi Bersih Pesantren di Dayah Darul Ma’arif. hariandaerah.com (foto. nurmansyah)

BIREUEN — Pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, termasuk Aceh, upaya pemulihan terus dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya ditunjukkan oleh Relawan Kemanusiaan Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe yang menggelar kegiatan Bersih Pesantren di Dayah Darul Ma’arif, Desa Samuti, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Sabtu (3/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan membantu pemulihan lingkungan pesantren agar kembali bersih, sehat, dan layak digunakan untuk aktivitas pendidikan santri pascabanjir bandang yang menyebabkan kerusakan pada fasilitas dayah.

Aksi kemanusiaan tersebut melibatkan unsur Kodim 0103/Aceh Utara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lhokseumawe, serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Lhokseumawe. Sinergi lintas instansi ini difokuskan pada pembersihan lumpur, pengangkutan sampah, penyemprotan area terdampak banjir, serta penataan kembali lingkungan pesantren.

Para relawan bersama santri dan pengurus dayah melakukan pembersihan halaman, ruang belajar, asrama santri, hingga saluran drainase. DLH Kota Lhokseumawe menurunkan armada pengangkut sampah dan peralatan kebersihan, sementara Damkar membantu penyemprotan lumpur dan sisa material banjir untuk mempercepat proses pemulihan.

BACA JUGA:  Puluhan Ribu Warga Memeriahkan Gebyar Budaya, Jou Husain Alting Sjah Ingatkan Perdamaian Di Atas Segalanya

Ketua Relawan Kemanusiaan Pemko Lhokseumawe, Habibillah, SE, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari respon kemanusiaan pascabencana yang diarahkan langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe.

“Banjir tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak pada kenyamanan dan kesehatan lingkungan pesantren. Melalui arahan Bapak Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, kami hadir membantu percepatan pemulihan agar proses belajar santri dapat segera dimulai kembali, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Habibillah juga menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan melalui koordinasi dan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan jajaran TNI. “Sinergi antara relawan, TNI, dan perangkat daerah menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan aksi nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Lettu Inf M. Ali, selaku Kepala Regu dari Kodim 0103/Aceh Utara, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial serta respon cepat terhadap kondisi pascabencana.

“Kami hadir sebagai wujud darma bakti TNI untuk membantu masyarakat bangkit pascabanjir. Kondisi dayah saat ini sangat membutuhkan perhatian, mengingat cukup parahnya kerusakan fasilitas, sarana, dan prasarana akibat banjir bandang,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Kabupaten Tangerang Genjot RPJMD 2025-2029: Hadapi Tantangan, Raih Indonesia Emas

Pimpinan Dayah Darul Ma’arif turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, banjir sempat mengganggu aktivitas belajar mengajar di lingkungan dayah.

“Kehadiran relawan, pemerintah, dan TNI sangat membantu memulihkan lingkungan pesantren sehingga kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan normal. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Lhokseumawe, Relawan Kemanusiaan Pemko Lhokseumawe, serta TNI. Semoga sinergi ini terus berlanjut ke depannya,” ujarnya.

Melalui kegiatan Bersih Pesantren ini, Relawan Kemanusiaan Pemko Lhokseumawe berharap dapat mendorong pemulihan lingkungan pendidikan keagamaan pascabencana sekaligus memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial antarwilayah di Aceh.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *