PEMATANGSIANTAR – Rindam I/BB kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Tapanuli Utara (Taput). Bantuan diberangkatkan dari Markas Komando Rindam I/BB, Pematangsiantar, pada Selasa (2/12/2025), dan dilepas langsung oleh Danrindam I/BB yang diwakili oleh Wadanrindam I/BB, Kolonel Inf Ibnu Suharmanto.
Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Ibnu Suharmanto menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan TNI untuk hadir dan membantu masyarakat kapan pun diperlukan. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi situasi sulit akibat musibah,” ujarnya.
Total bantuan yang dikirimkan terdiri atas berbagai kebutuhan mendesak para pengungsi. Di antaranya pakaian layak pakai untuk dewasa dan anak-anak, perlengkapan pribadi seperti selimut, sarung, handuk, sepatu, kaos kaki, sandal, jilbab, hingga kebutuhan khusus seperti pembalut dan pampers. Keseluruhan bantuan tersebut dikemas dalam 100 dus/kotak, 5 karung, dan 25 pak.
Selain perlengkapan sandang, Rindam I/BB juga mengirimkan bantuan pangan berupa 100 karung beras dan 300 dus/kotak mi instan. Bantuan ini diharapkan dapat mengisi kebutuhan konsumsi harian para pengungsi yang masih bertahan di lokasi penampungan akibat bencana.
Bantuan tersebut diarahkan ke dua titik utama pengungsian yang menampung jumlah pengungsi cukup besar. Pertama, Wisma HKBP Desa Sihombu, Kecamatan Tarbintang, yang saat ini menampung sekitar 875 orang. Kedua, Tanah Lapang Desa Panggungguan, Kecamatan Pakkat, yang menjadi lokasi pengungsian bagi sekitar 750 orang.
Kedua lokasi tersebut masih sangat membutuhkan dukungan logistik mengingat kondisi pengungsian yang dipenuhi warga dari berbagai desa terdampak. Kehadiran bantuan dari Rindam I/BB diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi, khususnya sandang dan pangan.
Rindam I/BB menegaskan bahwa pemberian bantuan ini merupakan bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung upaya pemerintah daerah dan berbagai instansi lain dalam penanganan bencana. Dalam situasi darurat, TNI selalu siap menjadi garda terdepan untuk bergerak cepat membantu masyarakat.
“Kami tidak hanya mengirimkan bantuan, tetapi juga terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak. TNI siap digerakkan kapan pun untuk membantu proses evakuasi, distribusi bantuan, maupun pemulihan pascabencana,” tegas Kolonel Ibnu.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI, diharapkan penanganan bencana di wilayah Taput dapat berjalan lebih cepat dan kebutuhan ribuan pengungsi dapat terpenuhi secara bertahap.









