Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

SaKA Dukung Pembangunan Pabrik Sawit PT Ensem di Abdya

Pabrik ini rencananya akan dibangun di kawasan Jalan 30, Kecamatan Kuala Batee, dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi petani sawit serta perekonomian daerah.

20230223 img 20230223 085233
Miswar

Aceh Barat Daya – Yayasan Supremasi Keadilan Aceh (SaKA) menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) oleh PT Ensem Abadi di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Pabrik ini rencananya akan dibangun di kawasan Jalan 30, Kecamatan Kuala Batee, dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi petani sawit serta perekonomian daerah.

Ketua SaKA, Miswar, menegaskan bahwa keberadaan pabrik ini sangat penting untuk meningkatkan harga Tandan Buah Segar (TBS) milik petani.

Menurutnya, dengan bertambahnya jumlah pabrik di Abdya, harga TBS di tingkat petani bisa meningkat karena adanya persaingan di antara pabrik-pabrik sawit yang beroperasi di daerah tersebut.

“Kami dari SaKA sangat mendukung pembangunan PMKS milik PT Ensem Abadi di kawasan ini. Dengan adanya pabrik baru, harga pembelian TBS petani bisa meningkat,” ujar Miswar, Selasa (11/2/2025).

Saat ini, di Kabupaten Abdya terdapat tiga PMKS yang beroperasi, dan kehadiran PT Ensem Abadi akan menambah jumlahnya menjadi empat.

Miswar meyakini bahwa tambahan pabrik ini akan sangat menguntungkan petani kelapa sawit.

“Semakin banyak pabrik, semakin besar kesempatan petani untuk mendapatkan harga terbaik. Selama ini, harga TBS cenderung dipengaruhi oleh jumlah pabrik yang terbatas,” jelasnya.

Tak hanya meningkatkan harga TBS, keberadaan pabrik baru ini juga diharapkan dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.

Menurut Miswar, angka pengangguran di Abdya masih cukup tinggi, dan proyek pembangunan pabrik ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.

“Setiap pabrik sawit membutuhkan tenaga kerja yang cukup besar, baik dalam proses produksi maupun operasional lainnya. Ini tentu menjadi peluang bagi masyarakat Abdya untuk mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan taraf hidup mereka,” tambahnya.

BACA JUGA:  Umumkan Kenaikan BBM, Pemerintah Dianggap Gagal

Meskipun menyambut baik kehadiran pabrik baru, Miswar juga mengingatkan agar persaingan di antara pelaku usaha tetap berjalan sehat.

Ia berharap tidak ada upaya untuk menghambat pembangunan PMKS PT Ensem Abadi oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan bisnis di daerah tersebut.

“Kami berharap pengusaha lokal tidak saling menjegal dalam wacana pembangunan PMKS ini. Sebaiknya, kita bersaing secara sehat tanpa ada upaya memonopoli bisnis kelapa sawit di Abdya,” tegasnya.

Menurutnya, dalam dunia usaha, persaingan merupakan hal yang wajar, tetapi harus dilakukan dengan cara yang fair dan tidak merugikan pihak lain.

Jika ada lebih banyak pabrik yang beroperasi, maka yang akan diuntungkan bukan hanya perusahaan, tetapi juga petani dan masyarakat luas.

“Kehadiran pabrik baru ini justru akan menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kondusif. Selama ini, petani sawit sering mengeluhkan harga TBS yang tidak stabil dan cenderung rendah karena kurangnya pabrik di daerah ini. Dengan adanya tambahan pabrik, keseimbangan pasar bisa lebih baik,” jelas Miswar.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah dalam mendukung investasi yang bisa membawa dampak positif bagi masyarakat.

Dimatanya, pemerintah memiliki peran penting dalam memastikan bahwa investasi yang masuk benar-benar bisa memberikan manfaat bagi semua pihak, terutama petani dan tenaga kerja lokal.

“Pemerintah harus memastikan bahwa investasi ini berjalan sesuai regulasi dan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan adanya tambahan PMKS di Abdya, diharapkan perputaran ekonomi di daerah ini akan semakin meningkat.

BACA JUGA:  Semangat Peduli Ala Kartini: Nakes Jemput Bola Layani Kelompok Rentan dan Anak Berkebutuhan Khusus 

Selain dari sisi harga TBS yang lebih kompetitif, keberadaan pabrik baru juga bisa mendorong pertumbuhan sektor lain, seperti transportasi, perdagangan, dan jasa lainnya yang berkaitan dengan industri kelapa sawit.

Para petani pun menyambut baik rencana pembangunan PMKS PT Ensem Abadi ini. Salah seorang petani sawit di Kecamatan Kuala Batee, M. Yusuf (45), mengungkapkan bahwa selama ini ia sering kesulitan menjual hasil panennya dengan harga yang layak.

“Kalau pabrik bertambah, kami sebagai petani pasti senang. Sekarang ini, harga TBS sering turun karena pabrik yang ada tidak cukup untuk menampung semua hasil panen petani. Kalau ada pabrik baru, harga bisa lebih stabil, dan kami tidak rugi,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Hasan, seorang buruh angkut TBS di Abdya. Menurutnya, pabrik baru bisa membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat kecil sepertinya.

“Saya berharap pabrik ini segera dibangun. Selain petani yang diuntungkan, kami yang bekerja sebagai buruh juga bisa mendapatkan penghasilan lebih baik. Kalau banyak pabrik, artinya lebih banyak pekerjaan,” katanya.

Dengan berbagai manfaat yang bisa diperoleh dari pembangunan PMKS ini, dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan agar proyek ini bisa segera direalisasikan.

Jika berjalan lancar, keberadaan pabrik ini akan menjadi angin segar bagi para petani sawit di Abdya serta membuka peluang kerja baru bagi masyarakat setempat.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *