Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Sejalan Nakes Door To Door, SPELING Bawa Layanan Spesialis ke Warga Tanjung

IMG 20260910 135421
Kegiatan pelayanan program SPELING di Balai Desa Tanjung/Luwunggede, Kecamatan Tanjung, Kamis (10/9/2026). Dokter spesialis dari RSU Islam Mutiara Bunda melayani warga secara langsung.(Foto hariandaerah.com)

BREBES — Upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan terus diwujudkan melalui program SPELING (Dokter Spesialis Keliling). Kali ini, layanan hadir di Balai Desa Tanjung dan Balai Desa Luwunggede, Kecamatan Tanjung, Kamis (10/9/2026), mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini merupakan sinergi antara RSU Islam Mutiara Bunda Tanjung, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes, serta Puskesmas Tanjung dan Puskesmas Luwunggede. Turut hadir unsur Forkopimcam Kecamatan Tanjung, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkesda Brebes dr. Dedy Iskandar Zulkarnaen, M.M., jajaran pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat.

Selain pelayanan dokter spesialis, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemeriksaan radiologi dan Active Case Finding (ACF), yaitu upaya skrining dan penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) secara aktif di tengah masyarakat.

Kepala Desa Luwunggede menyampaikan apresiasi yang tinggi. Menurutnya, kehadiran dokter spesialis langsung ke desa sangat meringankan beban warga yang harus menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit.

“Saya sebagai Kepala Desa Luwunggede sangat berterima kasih. Masyarakat sangat antusias karena sangat membantu untuk pengecekan kesehatan langsung dengan dokter spesialis,” ujarnya.

Ia berharap program ini dapat terus berjalan, bahkan dengan penambahan kuota pelayanan agar lebih banyak warga yang dapat memeriksakan kesehatannya.

BACA JUGA:  Jangkau Masyarakat Hingga Dusun, Bea Cukai Langsa Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Camat Tanjung Akhmad Sodikin, AP., M.Si., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan SPELING. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Brebes (diwakili Kepala Dinkesda), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Direktur RSU Islam Mutiara Bunda, serta Kepala Puskesmas Tanjung dan Luwunggede.

“Acara SPELING merupakan program Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang sangat bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.

Direktur RSU Islam Mutiara Bunda, dr. Agung Irawan, menyampaikan pihaknya mendapat amanah untuk mendukung program ini sebagai wujud sinergi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan rumah sakit.

“Ini bentuk sinergitas untuk menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat Brebes,” jelasnya.

Kali ini, RSU Islam Mutiara Bunda menghadirkan lima dokter spesialis: paru, Obgyn, penyakit dalam, anak, dan THT.

Kepala Dinkesda Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes., hadir mewakili Bupati Brebes. Ia menyampaikan permohonan maaf karena Bupati berhalangan hadir langsung, masih berada di Jakarta dalam rangka menerima penghargaan daerah peduli pengembangan UMKM.

Dr. Heru menjelaskan SPELING merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang bertujuan mendekatkan pelayanan dokter spesialis ke masyarakat. Program ini sejalan dengan upaya Pemkab Brebes melalui program Nakes Door To Door, di mana tenaga kesehatan dari puskesmas mendatangi warga langsung ke rumah untuk melakukan pengecekan kesehatan.

BACA JUGA:  Keluarga Amel–Harisstio Bagikan 200 Nasi Bungkus untuk Pengungsi di Gurun Laweh

“Kedua program ini memiliki semangat yang sama: menghadirkan pelayanan kesehatan sedekat mungkin dengan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr. Elhamangto Zuhdan, M.K.M., menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Brebes, Dinkesda, dan RSU Islam Mutiara Bunda. Ia menegaskan keberhasilan program sangat bergantung pada partisipasi warga.

“Program SPELING ini bisa berjalan kalau masyarakat memanfaatkan pelayanan dengan melakukan pengecekan kesehatan secara rutin, supaya masyarakat Jawa Tengah bisa sehat,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat deteksi dini TBC melalui pemeriksaan ACF dan radiologi. Langkah ini diharapkan dapat menemukan kasus secara lebih cepat sehingga penanganan dapat dilakukan lebih dini.

Kehadiran layanan SPELING mendapat sambutan hangat dari warga Desa Tanjung dan Luwunggede. Melalui kolaborasi lintas pihak, program ini diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga, sehingga pelayanan kesehatan semakin dekat, mudah diakses, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *