Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Sekda Buka Aceh Culinary Festival Tahun 2022

IMG 20220805 WA0035 660x330 1

Banda Aceh – Penjabat (Pj) Gubernur yang diwakili Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, membuka event tahunan Pariwisata Aceh Culinary Festival Tahun 2022 (ACF22), di Taman Ratu Safiatuddin, Sabtu (6/8/2022).

Pagelaran event tersebut ialah agenda tahunan Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan juga merupakan event unggulan, yang dijadwalkan akan digelar pada tanggal 5-7 Agustus 2022.

IMG 20220805 WA0040
Sekda Aceh, dr. Taqwallah, M.Kes, bersama Direktur Event Daerah pada Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kemenparekraf, Reza Fahlevi, Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal, meninjau stand usai membuka Aceh Culinary Festival 2022 di Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh.

Taqwallah mengatakan, penyelenggaraan Aceh Culinary Festival tersebut merupakan langkah inovatif yang dilakukan pemerintah untuk mempromosikan beragam kuliner unggulan yang di miliki Aceh. Sehingga, makanan khas Tanoeh Rencong tersebut dapat di kenal dan dirasakan oleh Masyarakat khususnya diluar Aceh.

“Ini langkah cerdas untuk mempromosikan kuliner-kuliner unggulan Aceh, agar tidak hanya masyarakat kita yang tertarik mengonsumsinya, tetapi juga kita perkenalkan cita rasanya yang luar biasa ini kepada lidah orang luar Aceh,” kata Taqwallah.

Seiring dengan itu, event Aceh Culinary
Festival itu, memasuki tahun ke 8 sejak tahun 2015.

Ia juga mengatakan, ACF merupakan media bagi pelestarian kuliner tradisional Aceh, sekaligus wadah Promosi bagi Produk UMKM yang bergerak di sektor makanan dan minuman.

Oleh karena itu, festival ini mampu menyedot animo pengujung, khususnya para penikmat kuliner. Tidak heran lagi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI mendaulat Aceh Culinary Festival tersebut pada peringkat Top 10 Kharisma Event Nusantara.

BACA JUGA:  Masa Tahanan Habis, Polisi Bebaskan Dua Tersangka Kasus Korupsi Nurul Arafah

“Tahun ini, sewindu sudah ACF digelar. Untuk itu, terima kasih kami kepada Bank Indonesia yang telah berkolaborasi pada event ini, dengan menghadirkan sembilan UMKM kuliner binaan perwakilan Bank Indonesia se-Sumatera lewat Event Festival Ekonomi Syariah. Tentunya ini awal yang baik bagi pembinaan UMKM kuliner di Aceh untuk terus berbenah diri agar bisa bersaing dengan daerah lain,” katanya.

Selain itu, Taqwallah juga berharap festival ini mampu memberikan manfaat kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan perekonomian. Pemerintah Aceh akan terus berupaya memajukan kuliner tradisional Aceh dan mempromosikannya ke seluruh masyarakat luas baik dalam negeri maupun luar negeri.

“Semoga kegiatan ini bisa terus berkembang, dan mendorong usaha kuliner khas Aceh untuk terus maju sehingga potensi-potensi ekonomi bisa bergerak dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal, mengatakan Aceh Culinary Festival tahun 2022 dilaksanakan sebagai sarana preservasi kuliner tradisional dengan menampilkan keragaman kuliner Aceh, sehingga dapat mendorong Aceh untuk masuk dalam salah satu destinasi wisata kuliner unggulan Indonesia.

Ia mengungkapkan, sejak tahun ke 5 pelaksanaannya yakni dari rentan waktu tahun 2018 hingga 2020, ACF berhasil masuk pada peringkat Top 100 event Wonderful Indonesia. Tak hanya itu, tahun 2021 ACF kembali masuk sebagai salah satu Event Kharisma Nusantara, dengan kategori terbaik berbasis adaptasi dan inovasi.

BACA JUGA:  Wali Kota Langsa Instruksikan Audit Internal dan Evaluasi Manajemen RSUD Langsa

Almuniza Kamal mengatakan, kegiatan tersebut yang ke 8 kali diselenggarakan sejak 2014 lalu. Dengan mengusung tema “Indonesia’s Food Tourism” yang mempertegas bahwa Aceh mampu menjadi kiblat kuliner Nusantara.

“Sewindu Aceh Culinary Festival diharap mampu jadi kiblat kuliner nusantara yang di support kabupaten/kota se Aceh dan Provinsi yang ada di Indonesia. Jadi ada 700 menu makanan yang di sajikan dalam event ini,” kata Almuniza Kamal saat membuka kegiatan tersebut.

ACF merupakan event kuliner tahunan besutan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh berkolaborasi dengan Bank Indonesia Wilayah Aceh dan Kemenparekraf, event ini juga bersanding dengan Festival Ekonomi Syariah yang digelar di berbagai lokasi di Banda Aceh.

Atas sinergitas lembaga itu, sehingga mampu menghadirkan event yang berkelas dengan tujuan, bisa menarik wisatawan dan menghidupkan industri wisata kuliner di Aceh.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *