SIMEULUE – Puluhan rumah dan ruko di kawasan Jalan Tgk Diujung Desa Suka Jaya kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulue, dilanda kebakaran hebat rata dengan tanah.
Hal tersebut disampaikan, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simeulue, Zulfadli kepada media hariandaerah.com, minggu (24/9/2023).
Lebih lanjut, Zulfadli menjelaskan, pihaknya medapatkan laporan dari Kepala Desa Suka Jaya, bahwa ada terjadi kebakaran di desanya, kemudian petugas langsung bergegas ketempat kejadian. Dalam hal ini mobil pemadam dikerahkan, sebanyak 4 unit, dan 1 unit dari Lanal Simeulue didukung dengan Pompa Portabel Damkar sebanyak 2 unit.
Lanjut Zulfadi, diperkirakan kebakaran terjadi sekitar pukul 03.20 hingga pukul 06.49 wib api masih berkobar, walaupun di beberapa titik sudah dapat dipadamkan.
“Kebakaran diperkirakan mulai sekitar pukul pukul 03.20 hingga pukul 06.49 wib api masih berkobar, dalam insiden kebakaran ini, mengahanguskan sebanyak 55 unit rumah/ toko rata dengan tanah (api masih berkobar), estimasi lebih 55 KK/110 jiwa terdampak akibat musibah kebakran ini,” kata Zulfadi.
“Untuk korban kebakaran ini sementara waktu mengungsi ke rumah sanak family dan nantinya BPBD akan di bangunkan tenda pengungsian untuk korban,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterima di lokasi kejadian, api diduga berasal dari salah satu bangunan, kemudian merembet ke ruko yang lain lantaran hembusan angina.
Sementara itu, Saat dikonfirmasi hariandaerah.com via WhatsApp, Kapolres Simeulue, AKBP Sujoko, S.I.K., M.H., membenarkan bahwa ada terjadi kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah dan rukoh milik warga desa Suka Jaya tersebut, sementara untuk sumber api masih dalam penyelidikan petugas.
“ya benar, kita sekarang masih di Tempat Kejadaian Perkara (TKP), sementara untuk sumberber api masih dalam penyelidikan petugas. Dan dalam musibah kebakaran ini tidak ada korban jiwa,” kata Kapolres Simeulue.















Beritanya sdh mantap namun harapan kami kedepan nya setelah siap penyelidikan hasilnya juga diberitakan supaya menjadi pengalaman untuk masyarakat simeulue dan pada umumnya, agar tidak terulang kembali musibah ini, dan seterusnya penggalangan dana santunan terhadap korban jiwa.