Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Tak Hanya Gampong Daulat, Geuchik Lain Juga Diduga Potong Honor PPKD: Beranikah APH Usut Pungli ini?

IMG 20251012 173814
Ilustrasi korupsi dan pemotongan dana desa. (Foto:hariandaerah.com/Ilustrasi).

KOTA LANGSA – Kasus pemotongan honor atau dana Panitia Pengelola Keuangan Desa (PPKD) semakin panas. Diduga banyak pihak terlibat, selain Geuchik Gampong Daulat, Kecamatan Langsa Kota, Minggu (12/10/2025).

Bahkan ada beberapa pihak termasuk salah satu Geuchik yang menjumpai wartawan media hariandaerah.com dan meminta untuk tidak lagi mengangkat kasus pemotongan honor atau dana PPKD Desa di Kota Langsa.

Geuchik Gampong Daulat, Muhajir dalam keterangan sebelumnya mengatakan bahwa pemotongan dana tersebut disarankan oleh salah satu Geuchik di Kecamatan Langsa Kota dan harus berkoordinasi dengan Kepala DPMG.

“Masalah pemotongan dana PPKD ini atas arahan Geuchik lainnya di Langsa Kota yang sudah duluan melakukan dan disarankan juga untuk berkoordinasi dengan Kepala DPMG,” ucap Muhajir kepada hariandaerah.com.

BACA JUGA:  Termasuk Camat Kuala Batee, Sekda Abdya Lantik 50 lebih ASN

Penulusuran media ini di beberapa Desa di Kota Langsa, ternyata tidak hanya Gampong Daulat, namun ada Geuchik lain juga yang melakukan pemotongan dana PPKD dan ada yang tidak.

Seperti keterangan salah satu mantan aparatur Desa di Kecamatan Langsa Kota yang mengatakan bahwa Geuchik Gampongnya juga ada menaikan honor atau dana PPKD namun setelah uang diambil oleh para Kaur dan Kasi, mereka harus mengembalikan setengah dari dana tersebut kepada Geuchiknya.

“Iya benar, di Desa saya juga ada. Setelah dana PPKD diambil oleh Kaur dan Kasi, mereka pada hari itu juga kasih setengahnya kepada Geuchik,” terang mantan aparatur Desa ini.

Ternyata di Kota Langsa, ada beberapa Geuchik yang lakukan pemotongan dana PPKD, yang mana alasannya adalah untuk menutupi biaya-biaya tak terduga kepada pihak tertentu yang terkait dengan dana desa di setiap tahunnya.

BACA JUGA:  Tantang Kuta Raja FC, Debut Awal PSBL Raih Hasil Draw 2-2

Polemik ini sangatlah menyedihkan. Ini sebenarnya sudah bukan rahasia umum di kalangan aparatur Desa seperti yang disampaikan Geuchik Gampong Daulat.

Beranikah aparat penegak hukum (APH) di Kota Langsa mengusut tuntas kasus pemotongan dana PPKD di Desa yang termasuk pungutan liar (Pungli) ini.??

Sebagai masyarakat Kota Langsa, kita hanya bisa menunggu dan berharap agar ada tindakan tegas terhadap masalah tersebut.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *