Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Tambang Pasir Diduga Ilegal Beroperasi di Panggungrejo Pringsewu Gunakan BBM Bersubsidi

Tambang Pasir Diduga Ilegal Beroperasi di Panggungrejo Pringsewu Gunakan BBM Bersubsidi IMG 20240207 WA0232
Dua alat berat sedang beroperasi di lokasi pertambangan diduga ilegal di Panggungrejo Sukoharjo. (Davit/Hariandaerah.com)

PRINGSEWU – Aktivitas penambangan pasir silika diduga tidak mengantongi izin galian C/Minerba (ilegal), beroperasi di wilayah Pekon Panggungrejo, Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu, Rabu (7/2/24).

Adapun aktivitas pertambangan tersebut menggunakan 2 alat berat jenis ekskavator, dan juga, diduga memakai bahan bakar (BBM) bersubsidi.

Terdapat nama perusahaan penambang di lokasi tertulis yaitu PT. Muncul Kilau Persada.

Seperti disampaikan Vepi Andrianto, Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Team Operasional Penyelamatan Aset Negara Republik Indonesia (TOPAN-RI) DPD Kabupaten Pringsewu.

Dijelaskan olehnya, hari ini pihaknya mendatangi lokasi tambang dalam rangka kontrol sosial. Kemudian untuk memastikan apakah aktivitas tambang tersebut berjalan sesuai dengan perundang-undangan.

Kuat dugaan tambang tersebut tidak mengantongi izin galian C atau Minerba. Termasuk bahan bakar yang digunakan untuk alat berat diduga bersubsidi.

” Untuk itu, pihak terkait perlu kroscek kelapangan apakah tambang tersebut dipastikan sudah berizin galian c atau minerba, “ujar Vepi Andrianto.

Ditambahkan olehnya, bilamana tambang tidak mengantongi izin tersebut atau ilegal, maka sudah sepantasnya pihak terkait, terkhusus aparat penegak hukum memproses pihak tambang tersebut.

” Jika tambang itu menyalahi atau tidak mengantongi izin galian atau ilegal ditambah lagi memakai BBM bersubsidi, maka kami LSM Topan RI minta semua aktivitas dihentikan. Termasuk eskavatornya suruh berhenti, “tandasnya.

( Hingga berita ini ditayangkan, Dirut PT. Muncul Kilau Persada merupakan pemilik tambang tersebut belum berhasil dikonfirmasi). (Davit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *