ACEH TIMUR – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Samudra memperkenalkan aplikasi terjemahan Bahasa Aceh berbasis AI kepada para siswa di SMP Negeri 1 Sungai Raya, Sabtu (02/08/2025).
Kegiatan yang diikuti puluhan siswa SMP itu bertajuk “Pemanfaatan Aplikasi Terjemahan Bahasa Aceh Berteknologi Pemotretan Berbasis Artificial Intelligence Dalam Rangka Kontinuitas Budaya Bahasa Lokal”.
Pelaksanaan kegiatan oleh tim PKM Unsam yang diketuai Allif Syahputra Bania S.Pd M.Si dengan anggota Chairuddin S.Pd M.S dan Najihatul Faridy S.Sy M.M ini dalam upaya mendukung pelestarian bahasa daerah melalui pendekatan teknologi.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program PKM berbasis produk tahun 2025 yang dirancang untuk menjawab tantangan era digital sekaligus menjaga eksistensi bahasa dan budaya lokal di tengah derasnya arus globalisasi,” ucap Allif Syahputra.
Ketua tim PKM Universitas Samudra ini juga menekankan pentingnya inovasi teknologi sebagai jembatan antara pelestarian budaya dan perkembangan zaman.

“Kita fokus pada pelatihan penggunaan aplikasi terjemahan berbasis pemotretan dan AI yang memungkinkan pengguna menerjemahkan teks dari bahasa Indonesia ke bahasa Aceh secara otomatis,” terang Allif Syahputra Bania.
Sementara itu Najihatul Faridy S.Sy M.M dan Chairuddin S.Pd M.S menjelaskan tentang bagaimana teknologi pengenalan gambar (image recognition) dan kecerdasan buatan (AI) dapat diterapkan dalam proses pembelajaran dan pelestarian bahasa lokal.
“Aplikasi yang diperkenalkan memungkinkan siswa memotret teks berbahasa Indonesia, yang kemudian secara instan diterjemahkan ke dalam bahasa Aceh. Ini membuka peluang baru dalam pembelajaran bilingual berbasis teknologi,” kata keduanya silih bergantian.
Pelatihan oleh Tim PKM Unsam ini melibatkan lebih dari 30 siswa kelas IX SMPN 1 Sungai Raya yang tampak antusias mencoba langsung aplikasi yang diperkenalkan.
Selain memberi pengalaman langsung, pelatihan ini juga bertujuan menumbuhkan kebanggaan terhadap bahasa daerah sebagai bagian penting dari identitas budaya.
Sebelumnya, Kepala SMPN 1 Sungai Raya, Mohd. Rizal S.Pd.I yang membuka acara menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Universitas Samudra dengan memperkenalkan teknologi baru bagi generasi muda oleh bimbingan Tim PKM.
“Pengenalan teknologi ini sangat penting bagi generasi muda agar tetap mencintai dan memahami bahasa daerahnya,” ungkap Rizal.
Universitas Samudra melalui kegiatan Tim PKM tersebut menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan teknologi yang berbasis pada nilai-nilai lokal.
Tim berharap aplikasi yang diperkenalkan dapat dikembangkan lebih lanjut dan digunakan secara luas di sekolah-sekolah untuk mendukung keberlangsungan bahasa Aceh sebagai warisan budaya.














