ACEH TIMUR – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0104/Atim terus menyasar fisik bangunan di Desa Alue Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Sabtu (25/04/2026).
Personel Satgas TMMD langsung melaksanakan pengecatan bangunan PAUD di desa tersebut, Kini PAUD Raudhatina sudah terlihat cantik dan baru dengan warna yang yang cerah.
Dengan penuh semangat, personel Satgas TMMD terlihat kompak melakukan pengecatan dinding bangunan agar tampak lebih rapi, bersih, dan nyaman digunakan sebagai tempat belajar anak-anak.
“Adapun sasaran fisik program TMMD Reguler ke-128 dalam upaya meningkatkan sarana pendidikan bagi masyarakat desa,” ucap Komandan SSK TMMD, Lettu Inf Muslimin.
Dirinya pun memberikan dukungan moril kepada personel yang sedang bekerja serta mengingatkan agar seluruh pekerjaan dilakukan dengan maksimal.
Komandan SSK TMMD ke-128 ini sangat mengapresiasi dan memberikan semangat kepada seluruh personel Satgas yang terus bekerja tanpa kenal lelah demi membantu masyarakat.
Ia berharap personel Satgas melaksanakan tugas dengan ikhlas, penuh tanggung jawab, dan tetap utamakan kualitas hasil pekerjaan.
“Kehadiran kita harus benar-benar membawa manfaat bagi warga, khususnya untuk masa depan anak-anak melalui sarana pendidikan yang lebih baik,” tegasnya.
“Pembangunan fasilitas pendidikan menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kemajuan generasi muda di pedesaan,” ungkap Lettu Inf Muslimin.
Sementara Geuchik Desa Alue Canang, Razali menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kerja nyata personel Satgas TMMD yang telah membantu pembangunan di desanya.
“Mewakili masyarakat, saya sangat bersyukur dan megucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah bekerja keras. Semoga kegiatan TMMD ini dapat membawa banyak manfaat bagi Desa Alue Canang,” terangnya.
Dengan adanya pengecatan dan perbaikan PAUD di Desa Alue Canang, anak-anak tentunya akan lebih nyaman dalam belajar.
“Kedepannya, keberadaan PAUD Raudhatina diharapkan semakin representatif sebagai sarana pendidikan usia dini serta menjadi penyemangat bagi anak-anak dalam menimba ilmu,” sebut Geuchik Razali.














