SIMEULUE – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 yang digelar di Kabupaten Simeulue resmi ditutup. Penutupan kegiatan ini dilaksanakan dalam sebuah upacara di lokasi utama TMMD yakni di Blang Seubel desa Ana’o kecamatan Teupah Selatan, Kamis (6/11/2025) yang dipimpin oleh Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery, S.Sos., M.Han, selaku Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Pangdam Iskandar Muda.
Acara penutupan TMMD ke-126 Simeulue yang mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Dan Ketahanan Nasional Di Wilayah” ini, turut dihadiri oleh unsur TNI, Pemerintah dan Unsur Forkopimda Simeulue, tokoh masyarakat, dan warga sekitar lokasi TMMD.
Dalam sambutannya, Brigjen Bambang menyampaikan apresiasi atas sinergi antara TNI dan masyarakat Simeulue yang telah bekerja keras menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan TMMD selama lebih kurang 30 hari yang dimulai dari 6 Oktober sampai 6 November 2025.
Ia menegaskan bahwa TMMD bukan hanya sekadar pembangunan fisik, namun juga bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat.
“TMMD adalah wujud kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kita tidak hanya membangun jalan, tapi juga membangun semangat gotong royong dan kebersamaan,” ujarnya.
Sambung Brigjen Bambang, TMMD ke-126 telah menyelesaikan seluruh target fisik dan non-fisik sesuai rencana. Di antaranya pembangunan jalan penghubung antar desa, renovasi rumah tidak layak huni, serta penyuluhan kebangsaan, kesehatan, dan pertanian kepada masyarakat.
“TMMD ini bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur, tapi juga membangun kebersamaan dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara, Wakil Bupati Simeulue, Nusar Amin yang turut hadir dalam penutupan TMMD ke-126 itu, mengapresiasi penuh kerja keras seluruh personel TNI yang telah menyatu dengan warga selama satu bulan pelaksanaan TMMD. Ia berharap hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Masih ditempat yang sama, Dandim 0115/Simeulue, Letkol ARM Qomarus Zaman, S.T., M.I.P., M.H.I selaku Dansatgas TMMD ke-126 mengatakan, untuk sasaran fisik terdiri dari peningkatan jalan sepanjang 2.570 meter, pembuatan jembatan kayu sebanyak 8 unit, pembuatan Rumah Tidak Layah Huni (RTLH) sebanyak 2 unit dan pembuatan sumur bor untuk air bersih sebanyak 5 titik.
“Sedangkan untuk sasaran non fisik yakni, penyuluhan Wasbang/Bela Negara, penyuluhan hukum dan narkoba, penyuluhan pertanian, perikanan dan perkebunan, penyuluhan stunting dan kesehatan,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan TMMD ke-126 ini juga disisipkan denhan kegiatan pengobatan gratis dan pasar murah yang disambut antusias oleh masyarakat setempat.
















