SIMEULUE – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) ke-25, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Simeulue, Yuriswandi, SH., MH., bersama Ketua IAD Simeulue, Ny. Osvinarti Yuris, beserta rombongan, menggelar kegiatan wisata budaya ke sentra pengrajin anyaman tikar khas Simeulue di Meunasah Desa Salur Laatun, Kecamatan Teupah Barat, Jumat (18/7/2025).
Kehadiran rombongan disambut meriah oleh Camat Teupah Barat, Kepala Desa Salur Laatun, serta masyarakat setempat dengan nuansa kekeluargaan yang hangat.
Kajari Simeulue, Yuriswandi menyebutkan, selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya lokal yang selama ini dijaga dengan baik oleh masyarakat Simeulue. Dia mengaku sangat kagum dengan karya para pengrajin.
“Anyaman tikar khas Simeulue tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi, tetapi juga menyimpan potensi besar untuk dikenal lebih luas hingga ke kancah nasional,” sebut Yuriswandi.
Sementara itu, Ketua IAD Simeulue, Ny. Osvinarti Yuris, turut menyampaikan apresiasinya. Ia merasa terharu atas sambutan hangat dari masyarakat.
“Dann berharap kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan Kejaksaan dengan masyarakat sekaligus memperkuat ikatan sosial,” kata Ny. Osvinarti.
Diketahui, anyaman tikar khas Simeulue sendiri merupakan kerajinan tradisional turun-temurun yang sarat akan nilai budaya dan kearifan lokal. Menggunakan bahan utama daun pandan yang diolah secara tradisional, para pengrajin mampu menghasilkan produk berkualitas dengan nilai seni yang tinggi.
Melalui kegiatan wisata budaya ini, Kejaksaan Negeri Simeulue turut mendorong pengembangan kerajinan lokal sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya daerah agar tetap lestari dan memiliki nilai ekonomi yang berkelanjutan. (R)














