Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Wisata  

18 Desa Terima Bantuan DPUP

desa
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyerahkan Dukungan Pengembangan Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (DPUP) kepada 18 desa wisata dari 11 provinsi di Indonesia. Program DPUP ini bertujuan untuk mendorong pengelola desa wisata dalam mengembangkan potensi daya tarik wisata dan meningkatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pariwisata. (Foto: Istimewa)

BANDUNG – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyerahkan Dukungan Pengembangan Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (DPUP) kepada 18 desa wisata dari 11 provinsi di Indonesia. Program DPUP ini bertujuan untuk mendorong pengelola desa wisata dalam mengembangkan potensi daya tarik wisata dan meningkatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pariwisata.

Kedelapan belas desa wisata penerima bantuan di antaranya Desa Wisata Nusa, Provinsi Aceh; Desa Wisata Koto Mesjid, Provinsi Riau; Desa Wisata Tebat Lereh Meringang dan Desa Wisata Ekowisata Burai di Provinsi Sumatera Selatan; Desa Wisata Belitar Seberang, Provinsi Bengkulu; dan Desa Wisata Rigis Jaya, Provinsi Lampung.

Kemudian, Desa Wisata Tipang dan Desa Wisata Buluh Duri, Provinsi Sumatra Utara; Desa Wisata Undisan, Provinsi Bali; Desa Wisata Tondok Bakaru, Provinsi Sulawesi Barat; Desa Wisata Ara, Desa Wisata Kambo, dan Desa Wisata Lembang Nonongan, Provinsi Sulawesi Selatan; Desa Wisata Limbo Wolio, Desa Wisata Liya Togo, dan Desa Wisata Air Terjun Moramo Sumbersari, Provinsi Sulawesi Tenggara; serta Desa Wisata Ngilngof, Provinsi Maluku.

BACA JUGA:  Ikrar Netralitas Pada Pemilu 2024, Disbudpar Aceh: Tingkatkan Loyalitas ASN

Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan harapannya agar bantuan ini digunakan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), produk-produk ekonomi kreatif, dan destinasi wisata. Tujuannya adalah agar kunjungan wisatawan menjadi lebih berkualitas dan berkelanjutan.

“Saya mendorong agar bantuan, baik dalam bentuk dana maupun pendampingan literasi keuangan, difokuskan pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan produk-produk ekonomi kreatif, dan peningkatan destinasi wisata sehingga kunjungan wisatawan menjadi lebih berkualitas dan berkelanjutan,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulis, Jum’at (22/9/2023).

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf Rizki Handayani menyampaikan bahwa 18 Desa Wisata yang menjadi bagian 50 Desa Wisata penerima bantuan DPUP 2023 merupakan pemenang dari Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 dan 2023.

Ke-18 desa wisata penerima bantuan DPUP ini telah dipilih sebagai pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 dan 2023. Masing-masing desa mendapatkan bantuan berupa dana sekitar Rp120 juta. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan desa wisata dan meningkatkan jumlah wisatawan.

BACA JUGA:  Semarak PON XXI Aceh-Sumut 2024, Aceh Tengah Gelar Festival Ekonomi Kreatif dan Gayo Art Festival

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Benny Bachtiar, menyambut baik program literasi keuangan ini, yang diharapkan dapat membantu desa wisata berkembang lebih baik lagi. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan potensi desa wisata di Indonesia.

Di samping penyerahan bantuan DPUP, juga dilaksanakan kegiatan literasi keuangan kepada para peserta dengan pemateri diisi oleh OJK yang membahas mengenai “Waspada Investasi dan Pinjaman Online Ilegal” dan “Overview Pengenalan Produk Layanan Jasa Keuangan” serta pemateri dari Bank Indonesia “Pencatatan Keuangan Digital Menggunakan aplikasi SIAPIK”.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *