MAGETAN – Sebuah kejadian menegangkan terjadi di jalur Magetan – Ngawi, Jawa Timur, ketika sebuah bus antar provinsi tengah melintas dan tiba-tiba tertimpa pohon besar yang tumbang. Bus Eka, dengan nomor polisi S 7916 US, sedang bertrayek dari Surabaya menuju Purwokerto, Jawa Tengah, insiden tersebut terjadi di Desa Pelem, Kecamatan Karangrejo, Magetan, Jum’at (28/7/2023).
Kejadian tersebut membuat laju bus terhenti mendadak setelah bagian depannya tersangkut oleh batang dan dahan berdiameter 2,5 meter yang ambruk. Dalam kepanikan, lima penumpang di dalam bus segera keluar untuk menyelamatkan diri. Mereka awalnya mengira bus ini mengalami tabrakan dengan kendaraan lain.
Salah seorang pria penumpang Bus Eka mengungkapkan rasa kagetnya ketika mendengar suara timpahan ranting pohon yang kuat.
“Kaget sekali saya. Suara bantuannya keras sekali. Bruaakkk..gitu. Saya kira kalau tabrakan dengan kendaraan lain,” ungkap seorang pria penumpang Bus Eka.
Sumber di lokasi kejadian menyebutkan bahwa penyebab bus tertimpa pohon adalah, adanya pohon jenis Mindi yang berukuran besar dan tumbang secara tiba-tiba. Namun, pohon tersebut tidak roboh karena dipengaruhi oleh hujan atau angin. Informasi yang didapat menyatakan bahwa pohon tersebut sudah rapuh karena usianya yang tua.
“Tumbangnya pohon bukan sebab hujan atau angin. Karena saat Kejadian tidak terjadi hujan dan angin. Menurut informasi, ambruknya pohon itu memang sudah rapuh karena sudah tua,” ungkap Darsono, pengguna jalan.
Kejadian ini menyebabkan batang pohon yang ambruk menutupi seluruh jalan, sehingga menghentikan arus lalu lintas di kedua arah. Selama proses pembersihan pohon oleh petugas, lalu lintas sempat terhenti untuk sementara waktu.
Tim yang terdiri dari unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Rescue Ngawi, Damkar Magetan, Potensi Relawan, dan warga masyarakat setempat segera melakukan kerja bakti untuk membersihkan puing-puing dan batang pohon yang menutupi jalan. Mereka bekerja sama untuk memperlancar arus lalu lintas dan mengatasi situasi darurat ini.
“Saat ini tim yang terlibat penanganan musibah masih melakukan kerja bakti, membersihkan puing dan menyingkirkan batang pohon,” jelas Ulung, Operator Pusdalops BPBD Magetan, kepada jurnalis.
Selama proses penanganan dan pembersihan, arus lalu lintas dialihkan melalui rute alternatif. Kendaraan yang bergerak dari Ngawi menuju Maospati diarahkan untuk belok kiri saat melintas di depan Kantor Kecamatan Karangrejo. Demikian pula sebaliknya, kendaraan yang hendak menuju Ngawi diarahkan untuk belok ke Timur dan masuk Kecamatan Barat, sehingga bisa tembus ke simpang tiga Barat Maospati.
“Dari simpang tiga Kantor Kecamatan Karangrejo kendaraan dibelokkan ke Timur. Lalu masuk Kecamatan Barat. Tembus ke simpang tiga Barat Maospati,” jelas AKP Vista Dwi Pujiningsih, Kasat Lantas Polres Magetan.
Untuk melanjutkan perjalanan, para penumpang bus yang mengalami kecelakaan tersebut dipindahkan ke bus lain. Beruntung, semua penumpang selamat dan tidak ada korban dalam peristiwa ini.
Hingga berita ini ditayangkan, tim terus bekerja untuk membersihkan lokasi dan mengembalikan arus lalu lintas seperti semula.














