Aceh Barat Daya – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya melalui Dinas Pertanian dan Pangan bekerja sama dengan Bulog dan TNI menggelar pangan murah untuk menekan inflasi dan menstabilkan harga kebutuhan pokok.
Kegiatan ini dilaksanakan atas instruksi Panglima TNI dan ditindaklanjuti oleh Dandim 0110 Aceh Barat Daya, Letkol Inf Beni Maradona.
Sebanyak 225 paket pangan murah disediakan dengan rincian beras 2.500 kg, gula pasir 500 kg, minyak goreng 500 liter, dan telur 500 papan.
Setiap paket dijual dengan harga Rp200 ribu, terdiri dari 10 kg beras (Rp100 ribu), 2 kg gula pasir (Rp26 ribu), 2 liter minyak goreng (Rp32 ribu), dan 1 papan telur (Rp42 ribu).
Harga paket ini lebih murah sekitar Rp43 ribu dibandingkan harga di pasaran.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Barat Daya, Hendri Yadi SP, menyatakan bahwa pangan murah ini seharusnya dijadwalkan setelah Hari Raya Idulfitri 2025.
Namun, karena adanya permintaan dari Dandim, pelaksanaan dimajukan.
“Ini juga merupakan agenda rutin kami bekerja sama dengan berbagai pihak terkait guna membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Pangan murah ini akan digelar di berbagai kecamatan setelah Hari Raya untuk memastikan distribusi bahan pangan yang merata.
Hendri Yadi juga menambahkan bahwa pada tahun depan, kuota untuk Kecamatan Blangpidie akan ditingkatkan agar lebih banyak masyarakat yang bisa mendapatkan manfaat dari program ini.
“Sesuai dengan permintaan Dandim 0110 Aceh Barat Daya,” kat Hendri.
Langkah ini diharapkan mampu menekan harga pangan di pasaran serta membantu masyarakat, terutama menjelang Hari Raya.














