Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

IPIM Aceh Dukung Rencana Presiden Prabowo Evakuasi Rakyat Palestina ke Indonesia

ipim aceh
Agussalim Anzib, Staf Khusus Ketua Umum Ittihad Persaudaraan Imam Mesjid (IPIM) Provinsi Aceh. (Foto: hariandaerah.com/Nurmansyah).

ACEH UTARA — Ittihad Persaudaraan Imam Mesjid (IPIM) Provinsi Aceh menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk mengevakuasi rakyat Palestina ke Indonesia sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.

Agussalim Anzib, Staf Khusus Ketua Umum IPIM Aceh, menyampaikan bahwa rakyat Aceh siap menjadi bagian dari upaya kemanusiaan tersebut.

“Kami, sebagai bagian dari bangsa Aceh, sangat mendukung langkah Presiden Prabowo untuk mengevakuasi rakyat Palestina ke Indonesia. Kami juga siap menerima saudara-saudara kami dari Palestina yang akan ditempatkan di Aceh,” ujarnya, Sabtu (19/4/2025).

Agussalim juga mengungkapkan bahwa Presiden Red Crescent, Dr. Hilmy Bakar Almascaty, yang saat ini berada di Jakarta, telah meminta IPIM agar segera menghubungi Pemerintah Aceh untuk menyampaikan dukungan resmi atas rencana tersebut. IPIM pun tengah menjalin komunikasi intensif dengan pihak-pihak terkait di Aceh guna mempercepat proses persiapan.

BACA JUGA:  Pangdam IM Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Di Aceh Utara

Sebagai aktivis gerakan Islam, Agussalim turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok Presiden Prabowo. Menurutnya, meskipun Prabowo menyebut dirinya sebagai “Islam abangan” karena latar belakang keluarganya yang lintas suku dan agama, ia memiliki kedekatan yang kuat dengan nilai-nilai Islam.

“Beliau memang tidak berlatar belakang santri, tetapi memiliki sikap hormat yang tinggi terhadap ulama dan tokoh-tokoh Islam,” tambahnya.

Kedekatan Prabowo dengan organisasi-organisasi Islam seperti HMI dan PMII, serta tokoh-tokoh nasional seperti Habib Luthfi bin Yahya dan cendekiawan NU Ali Masykur Musa, mencerminkan perpaduan nilai religius dan nasionalis dalam dirinya. Keikutsertaannya dalam berbagai kegiatan keislaman, seperti Muktamar Sufi Internasional, menjadi bukti nyata keterlibatannya dalam ranah spiritual dan kebangsaan.

Berbagai organisasi keagamaan, termasuk MUI, Hidayatullah, dan LPOI, juga memberikan apresiasi atas komitmen Prabowo terhadap isu-isu kesejahteraan rakyat, ketahanan pangan, perlindungan lingkungan, dan perjuangan untuk Palestina.

BACA JUGA:  Lebih 52 Jam Kota Langsa Padam Listrik, Ini Keterangan Pihak PLN

Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i, bahkan menyebut kebijakan Presiden Prabowo sebagai wujud dari kesalehan sosial yang sejalan dengan nilai-nilai Islam.

Di tingkat internasional, pengakuan terhadap sosok Prabowo juga terlihat dalam daftar The Muslim 500: The World’s 500 Most Influential Muslims 2025, di mana ia menempati posisi ke-18. Hal ini memperkuat citranya sebagai pemimpin Muslim berpengaruh di dunia.

“Presiden Prabowo membuktikan bahwa nilai-nilai keislaman dan semangat nasionalisme dapat berjalan beriringan. Beliau adalah contoh sinergi antara kekuatan religius dan nasional dalam membangun bangsa yang berdaulat dan berkeadilan,” tutup Agussalim.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *