Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Minamas Plantation Resmi Mulai FPKMS di Tamiang

IMG 20260519 231635
Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, CEO Minamas Plantation Azmi Jaafar dan lainnya foto bersama dalam tanam perdana program FPKMS di Desa Pantai Tinjau, Kecamatan Sekerak. (Foto:hariandaerah.com/Sukma).

ACEH TAMIANG – Minamas Plantation melalui anak perusahaannya PT Padang Palma Permai (PT PPP) secara resmi memulai program Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS) melalui seremoni tanam perdana di Desa Pantai Tinjau, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (19/05/2026).

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi bersama CEO Minamas Plantation, Azmi Jaafar merupakan bentuk komitmen membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa yang terus diperkuat.

Kehadiran pemerintah daerah dan pihak perusahaan menjadi simbol kuatnya kolaborasi dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis perkebunan yang melibatkan masyarakat secara aktif.

Melalui program FPKMS, PT PPP memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat di atas lahan seluas 71,32 hektare yang berada di sejumlah, yaitu Desa Kebun Barang Ara, Desa Pantai Tinjau, Desa Sekerak, dan Desa Bandar Mahligai.

IMG 20260519 231721
CEO Minamas Plantation Azmi Jaafar disaksikan Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi dan lainnya saat melakukan tanam perdana dalam program FPKMS di Desa Pantai Tinjau, Selasa (19/05/2026).

Pengelolaan program dilakukan melalui Koperasi Produsen Mitra Tamiang Maju sebagai wadah kelembagaan masyarakat, dengan harapan mampu menciptakan tata kelola kebun yang partisipatif dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  SMP Tahfidz MISRA Gelar Perlombaan Semarak HUT ke-80 RI

Tanam perdana tersebut bukan sekadar seremoni simbolis, melainkan menjadi langkah awal dalam membangun fondasi ekonomi masyarakat desa melalui pola kemitraan yang berorientasi jangka panjang. Warga didorong menjadi pelaku utama dalam pengelolaan kebun sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

CEO Minamas Plantation, Azmi Jaafar, menegaskan bahwa program FPKMS merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak nyata bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.

“Melalui FPKMS, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses, peran, dan manfaat langsung dari pembangunan kebun ini. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk mendorong kemandirian ekonomi yang tumbuh dari desa,” tegasnya.

Selanjutnya disampaikan, bahwa keberhasilan program sangat ditentukan oleh sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perusahaan, pemerintah, hingga masyarakat.

BACA JUGA:  Urgensi Pentingnya Pemajuan Kebudayaan di Banten

“Kami percaya, ketika perusahaan, pemerintah, dan masyarakat berjalan bersama, maka dampak yang dihasilkan akan lebih luas dan berkelanjutan,” ungkap Azmi Jaafar.

Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi memberikan apresiasi atas inisiatif Minamas Plantation dalam memberdayakan masyarakat melalui pendekatan kemitraan berbasis perkebunan.

“Program FPKMS ini menjadi langkah positif dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa. Selain itu, program ini juga membuka peluang peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan kelembagaan ekonomi lokal,” jelas Bupati Armia.

Kedepan, Minamas Plantation melalui PT Padang Palma Permai berkomitmen untuk terus mengembangkan program pemberdayaan berbasis kemitraan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan dan pembangunan ekonomi masyarakat di Aceh Tamiang.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *