ACEH TAMIANG – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat Bencana dari Universitas Samudra melaksanakan Edukasi Pemilahan Sampah dan Penyediaan Tong Sampah Terpilah di SMA Negeri 3 Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.
Edukasi dan bantuan untuk Rehabilitasi Sanitasi Lingkungan Pascabanjir ini berlangsung pada tanggal 2 sampai 6 Februari 2026, dengan puncak acara edukasi dan penyerahan bantuan dilaksanakan hari Kamis, 5 Februari 2026.
Ketua Tim PKM, Mutiara Hanny SP M.ESM M.Ling menyampaikan, selain menyerahkan bantuan tong sampah terpilah, tim PKM juga memberikan edukasi kepada siswa mengenai jenis-jenis sampah serta pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
“Ini sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan lingkungan dan fasilitas pendidikan pascabanjir,” ucap Mutiara Hanny kepada hariandaerah.com, Sabtu (07/02/2026).
Selanjutnya Mutiara Hanny menjelaskan, bahwa kegiatan ini difokuskan pada rehabilitasi sanitasi lingkungan sekolah yang terdampak banjir, khususnya melalui pengelolaan sampah.
“Pascabanjir, kondisi sanitasi dan pengelolaan sampah menjadi isu penting yang perlu ditangani secara cepat,” terang Hanny.
Ia menambahkan, pengadaan tong sampah terpilah dan edukasi pemilahan sampah dipilih karena bersifat praktis, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi lingkungan sekolah.
“Edukasi disampaikan secara interaktif agar siswa dapat memahami sekaligus mempraktikkan pengelolaan sampah yang baik dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah,” sebutnya lagi.
Adapun kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi sebagai anggota tim, yaitu Nasywa Nabila Rusli, M Jakir, dan Alfitrian Zakia.
Hanny pun mengatakan, tiga anggota tim PKM sangat berperan aktif dalam membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan pengabdian, khususnya pada proses edukasi dan pendampingan kepada siswa.
“Kegiatan edukasi kita di SMAN 3 Manyak Payed merupakan salah satu dari lima tim PKM Universitas Samudra yang dilaksanakan ditempat yang sama,” ujarnya.
Menurut Hanny, respons positif ditunjukkan oleh para siswa SMAN 3 Manyak Payed yang terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Kehadiran tong sampah terpilah dinilai membantu siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah secara lebih tertib dan berkelanjutan.
Pihak SMAN 3 Manyak Payed juga menyambut hangat kedatangan tim PKM Tanggap Darurat Bencana dari Universitas Samudra.
Pimpinan sekolah mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan kontribusi nyata dalam pemulihan sanitasi lingkungan sekolah pascabanjir sekaligus menumbuhkan kepedulian lingkungan bagi peserta didik.
“Melalui kegiatan PKM Tanggap Darurat Bencana ini, diharapkan lingkungan SMAN 3 Manyak Payed dapat kembali bersih, sehat, dan nyaman, serta tercipta kesadaran bersama dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan di lingkungan sekolah,” ungkap Mutiara Hanny.














