Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diprediksi Dua Gelombang, Polda Jateng Imbau Masyarakat Persiapkan Perjalanan

IMG 20260304 WA0090
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto.(Foto Istimewa)

SEMARANG – Puncak arus mudik dan balik Lebaran 1447 H tahun 2026 diprediksi terjadi dalam dua gelombang terpisah. Menghadapi potensi peningkatan pergerakan masyarakat antara 1,4 hingga 2,1 persen dibanding tahun lalu, Polda Jawa Tengah mengimbau seluruh calon pemudik untuk menyusun rencana perjalanan dengan cermat agar terhindar dari kepadatan pada waktu-waktu puncak.

Keterangan ini disampaikan Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto pada Rabu (4/3/2026) siang di Markas Polda Jateng, berdasarkan hasil koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat 2026 yang dipimpin Kapolri pada Senin (2/3/2026) lalu.

“Diprediksi puncak arus mudik tahun ini terjadi dua kali, yakni pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diperkirakan pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026,” jelas Kombes Pol Artanto.

Menurutnya, pola dua gelombang ini dipengaruhi oleh kebijakan fleksibilitas waktu kerja yang diterapkan banyak perusahaan serta kecenderungan masyarakat untuk memilih waktu keberangkatan yang berbeda-beda, sehingga aliran kendaraan tidak terkonsentrasi dalam satu periode saja.

BACA JUGA:  RTRW Brebes Disejajarkan dengan Aturan Terbaru, Tobidin: Jangan Hanya Jadi Kertas Kerja – Lahan Pertanian Harus Terlindungi!

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak awal dan tidak berangkat bersamaan pada waktu puncak. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan bahan bakar terisi penuh sebelum berangkat. Jangan lupa cek saldo E-Toll dan E-Money agar tidak terjadi antrean panjang di gerbang tol,” tegasnya.

Selain persiapan perjalanan, pengemudi juga diminta untuk menjaga kondisi fisik selama dalam perjalanan. Jika merasa lelah, segera manfaatkan rest area atau pos pelayanan yang telah disiapkan untuk beristirahat dan memperbaiki kondisi.

“Utamakan keselamatan berkendara, patuhi setiap rambu-rambu lalu lintas, serta hormati hak dan keselamatan sesama pengguna jalan,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi puncak arus tersebut, Polda Jateng telah menyiapkan berbagai langkah yang komprehensif. Personel kepolisian akan digelar secara maksimal di seluruh jalur tol, jalur arteri utama, serta titik-titik yang menjadi rawan kepadatan dan kecelakaan lalu lintas. Pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu juga telah disiagakan untuk memberikan tanggapan cepat dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Warga Desa Berkat Laporankan Dugaan Penyimpangan Anggaran DD Ke Kejaksaan dan Inspektorat 

Selain itu, berbagai skema rekayasa lalu lintas seperti sistem one way, contraflow, dan ganjil-genap telah dipersiapkan dan akan diterapkan secara situasional sesuai dengan kondisi arus kendaraan yang terjadi di lapangan.

“Harapan kami, dengan kesiapan personel yang maksimal dan dukungan masyarakat yang disiplin dalam mematuhi aturan, arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan menyenangkan – sejalan dengan tagline Mudik 2026 yakni ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’,” pungkas Kombes Pol Artanto.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *