Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Kunjungi Brebes, Menteri PKP Setujui Kuota Rumah Subsidi Jateng Naik Jadi 50 Ribu Unit

IMG 20260509 WA0063
Kunjungan kerja Menteri PKP, Maruarar Sirait bersama Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi di dampingi Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma.(Foto dok hariandaerah.com)

BREBES – Kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, ke Kabupaten Brebes membawa kabar gembira bagi masyarakat Jawa Tengah. Dalam agenda kolaborasi pembiayaan perumahan di Desa Kaliwlingi, Kecamatan Brebes, Sabtu (9/5/2026), Menteri PKP menyetujui usulan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi untuk menaikkan kuota rumah subsidi di provinsi ini menjadi 50 ribu unit.

Sebelumnya, alokasi kuota rumah subsidi bagi Jawa Tengah hanya berjumlah sekitar 25 ribu unit. Kenaikan ini dinilai akan memberikan dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah, terutama jika berjalan beriringan dengan program bedah rumah yang cakupannya terus diperluas.

“Menteri PKP langsung menyetujui usulan kenaikan kuota rumah subsidi dari 25 ribu menjadi 50 ribu unit untuk Jawa Tengah,” ujar Maruarar Sirait.

Menurutnya, sektor perumahan berperan penting dalam mendorong perputaran ekonomi masyarakat secara luas. Selain pembangunan rumah subsidi, program renovasi rumah tidak layak huni juga mengalami peningkatan sangat signifikan, khususnya di Kabupaten Brebes.

BACA JUGA:  Dukung Program PJ Bupati Bener Meriah, Puskesmas Buntul Kemumu Bantu Sanitasi Warga

Pada tahun 2025, program bedah rumah di Brebes baru menyasar 20 unit. Namun di tahun 2026, jumlah tersebut melonjak tajam menjadi 600 unit, atau naik hingga 30 kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Meski capaian ini sangat positif, Maruarar tetap menekankan pentingnya penguatan ekonomi masyarakat agar rumah yang telah direnovasi dapat terawat dengan baik dalam jangka panjang.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan pembangunan perumahan merupakan bagian dari pelayanan dasar masyarakat yang memerlukan kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah desa. Selain mendorong percepatan program bedah rumah di 35 kabupaten/kota, pihaknya juga meminta pemerintah daerah segera menyelesaikan penyusunan tata ruang, agar pembangunan perumahan tidak merambah ke lahan sawah dilindungi.

BACA JUGA:  TNI dan Warga Evakuasi Jenazah Korban Pascabencana Banjir Bandang di Aceh Tengah

Dalam kesempatan tersebut, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk melaporkan penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) hingga April 2026 telah mencapai Rp1,7 triliun, atau setara 73,9 persen dari target tahun ini sebesar Rp2,3 triliun. Khusus di Kabupaten Brebes, minat masyarakat terhadap program ini tercatat mencapai Rp270,1 miliar dari 348 calon debitur. Angka ini lebih tinggi dibanding capaian kegiatan serupa sebelumnya di Manado yang tercatat sekitar Rp206 miliar.

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *