Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Praktik Judi Mesin Tembak Ikan Diduga Dikelola Oknum TNI Berinisial PS, Warga Minta DANSUBDENPOM Kabanjahe Bertindak

Salah satu Ruko yang diduga menjadi tempat perjudian mesin tembak ikan. (Foto: eva/hariandaerah.com)

KARO – Aktivitas perjudian jenis mesin tembak ikan kembali menjadi sorotan masyarakat. Kali ini, sejumlah warga menduga praktik perjudian tersebut dikelola oleh oknum TNI berinisal PS dan beroperasi secara terang-terangan di Kecamatan Merek, di jalan besar Desa Situnggaling Saribudolok, tepatnya di sebelah Sekolah SMK Yapim Taruna Merek.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat sekitar, lokasi perjudian tersebut ramai dikunjungi pemain setiap harinya. Warga mengaku resah, karena aktivitas perjudian itu diduga berlangsung hingga larut malam dan dinilai merusak ketertiban lingkungan,terlebih lokasinya bersebelahan dengan sekolah.

“Sudah lama sekali beroperasi. Kami berharap aparat penegak hukum segera turun tangan dan menindak tegas apabila memang terbukti melanggar hukum,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (09/05/2026).

BACA JUGA:  Kabupaten Karo Jadi Tuan Rumah Pembukaan Aquabike 2024, Ajang Bergengsi yang Libatkan Pembalap Dunia

Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan lemahnya pengawasan terhadap lokasi yang diduga dijadikan arena perjudian mesin tembak ikan tersebut. Dugaan keterlibatan oknum aparat semakin menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Putusan Kasasi MA Keluar, Projo Minta Kasus SPPD Fiktif DPRK Simeulue Dilanjutkan

Masyarakat meminta pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum, untuk melakukan penyelidikan secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah publik.

Sementa itu, hingga berita ini diterbitkan, wartawan mencoba mengonfirmasi DANSUBDENPOM 1/2-1 Kabanjahe, Kapten CPM Agus Setiawan melalui pesan Whatsapp untuk meminta tanggapan, namun hanya memberikan jawaban yang singkat.

“Terimakasih infonya,” demikian kata Kapten CPM Agus Setiawan membalas pesan dari wartawan. (Eva) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *