BREBES – Upaya nyata peningkatan mutu dan kualitas layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik kembali digulirkan Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora). Pada Rabu (13/05/2026), Dindikpora menggelar kegiatan Pelatihan Dasar Guru Pembimbing Khusus (GPK) bertempat di SMP Negeri 1 Banjarharjo, Kecamatan Banjarharjo. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kompetensi tenaga pendidik dalam mendampingi siswa, terutama yang membutuhkan perhatian dan pendekatan khusus dalam proses belajar mengajar.
Kegiatan yang dirancang secara mendalam dan aplikatif ini, mengusung materi yang relevan dengan kebutuhan lapangan, guna membekali para guru dengan wawasan, keterampilan, serta pemahaman yang utuh mengenai tugas, fungsi, dan tanggung jawab seorang Guru Pembimbing Khusus. Pelatihan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dindikpora Kabupaten Brebes, Sutaryono,SH.M.Si
yang turut memantau jalannya kegiatan sekaligus memberikan arahan penting terkait pengembangan pendidikan di daerah.
Turut hadir dan berperan utama sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dindikpora Brebes, Aditya Perdana, SE., M.Si.
yang di dampingi Nur faozan, subkoor kurikulum dan kesiswaan. Dalam pemaparannya, Aditya menyajikan materi yang disusun secara sistematis, mulai dari konsep dasar pembimbingan, teknik pendekatan kepada peserta didik, hingga strategi penanganan dan pendampingan yang tepat, manusiawi, dan berorientasi pada perkembangan potensi setiap anak.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Sekolah dan para guru dari berbagai satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Brebes. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi mengingat materi yang disampaikan dinilai sangat krusial dan menjadi kebutuhan mendasar dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif, inklusif, dan merata bagi semua peserta didik, tanpa terkecuali.
Dalam sambutannya, Kepala Dindikpora Brebes, Sutaryono, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan prioritas penting dalam program kerja dinasnya. Menurutnya, keberadaan Guru Pembimbing Khusus memiliki peran sangat vital sebagai ujung tombak yang memastikan setiap siswa mendapatkan hak pendidikannya secara maksimal.
“Pendidikan yang berkualitas adalah pendidikan yang mampu menjangkau dan memahami kebutuhan setiap anak. Guru Pembimbing Khusus memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi pendamping, pengarah, dan pembimbing bagi peserta didik agar mereka mampu mengembangkan bakat, minat, dan kemampuan diri secara optimal. Oleh karena itu, kompetensi para guru ini wajib terus diasah dan diperbarui agar sejalan dengan perkembangan zaman dan tuntutan kebutuhan pendidikan saat ini,” ujar Sutaryono.
Ia berharap, melalui pelatihan ini, para peserta dapat menyerap seluruh ilmu dan wawasan yang disampaikan, lalu menerapkannya langsung di lingkungan sekolah masing-masing. Sinergi antara kepala sekolah dan guru juga ditekankan agar program pembimbingan berjalan terstruktur, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan prestasi serta karakter siswa.
Sementara itu, pemateri sekaligus Kabid Dikdas, Aditya Perdana, menjelaskan bahwa materi pelatihan dasar ini disusun untuk memberikan landasan yang kokoh bagi para guru. Materi tidak hanya bersifat teori, tetapi juga dibarengi dengan studi kasus dan praktik lapangan agar peserta lebih mudah memahami dan mengimplementasikannya.
“Menjadi Guru Pembimbing Khusus menuntut kesabaran, ketelitian, dan kepekaan tinggi. Tugasnya bukan sekadar mengajar, melainkan mendampingi pertumbuhan siswa secara utuh. Kami ingin memastikan setiap guru yang hadir hari ini pulang dengan bekal ilmu yang lengkap, sehingga mampu menjawab tantangan di lapangan dan memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak didik kita,” jelas Aditya saat menyampaikan materi.
Para peserta yang hadir pun menyambut baik kegiatan ini. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan terstruktur ini, mengingat selama ini masih banyak tantangan yang dihadapi dalam melakukan pembimbingan. Kehadiran narasumber yang kompeten dan materi yang jelas dinilai menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kinerja mereka ke depan.
Berlangsungnya pelatihan ini menjadi bukti nyata keseriusan Dindikpora Kabupaten Brebes dalam memajukan mutu pendidikan hingga ke tingkat kecamatan. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan sistem pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan merata, demi mencetak generasi muda Brebes yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi di masa depan.













