Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Tiga Calon Perempuan Bersaing Isi Kursi BPD Rancawiru Tegal, Urfatun Naeni Usung Visi Transparansi Pembangunan Desa

IMG 20260523 WA0000
Gambar Tiga calon anggota BPD Desa Rancawiru, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.(Foto dok hariandaerah.com/Imam)

TEGAL – Desa Rancawiru, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, tengah memasuki tahap penting dalam pembenahan dan penguatan lembaga pemerintahan desa. Saat ini berlangsung proses pengisian keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk masa bakti 2026–2034, khususnya untuk kursi keterwakilan perempuan. Momen ini menjadi langkah istimewa karena diikuti oleh tiga tokoh perempuan berkualitas yang siap mengabdikan diri, menampung, dan memperjuangkan aspirasi warga demi kemajuan desa.

Ketiga calon yang telah resmi mendaftar dan ditetapkan adalah Tri Suci Aprih Fajriyani (RT 02 RW 01), Maryatun (RT 04 RW 05), serta Urfatun Naeni (RT 02 RW 05). Kehadiran mereka membuktikan bahwa peran perempuan di Desa Rancawiru semakin kuat, berani tampil, dan terlibat langsung dalam setiap pengambilan keputusan yang menyangkut hajat hidup masyarakat.

Salah satu sosok yang menjadi sorotan dan dikenal memiliki rekam jejak aktif di berbagai bidang adalah Urfatun Naeni. Di mata warga, ia bukan wajah baru dalam dunia pelayanan dan organisasi. Sehari-hari berprofesi sebagai pendidik, semangat kerja dan jiwa sosialnya tidak hanya terbatas di ruang kelas. Ia juga tercatat aktif sebagai asisten pengacara, bendahara organisasi masyarakat, pengawas pemilu, hingga perwakilan biro perjalanan haji dan umroh.

BACA JUGA:  Sambut Hut Humas Polri ke-71, Polres Aceh Barat Laksanakan Berbagai Kegiatan Bersama Wartawan

Bekal pengalaman, jejaring, dan wawasan luas dari berbagai profesi dan jabatan sosial tersebut menjadi dasar langkah strategis yang ditawarkannya jika kelak dipercaya duduk di lembaga legislatif desa. Saat dijumpai awak media pada Jumat (22/5/2026), Urfatun menyampaikan visi dan misinya dengan tegas.

“Niat saya sebenarnya sederhana, namun bertujuan besar: ingin memperbaiki tata kelola dan membawa Desa Rancawiru menjadi lebih baik, maju, dan berkembang. Saya akan mengedepankan prinsip keterbukaan dalam setiap kebijakan, penggunaan anggaran, maupun kegiatan desa, agar seluruh warga dapat mengetahui, memahami, dan turut mengawasi pembangunan yang berlangsung,” ujarnya penuh keyakinan.

Menurut Urfatun, transparansi menjadi kunci utama menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa, sekaligus menjamin setiap rupiah anggaran digunakan tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan langsung oleh warga yang berhak.

BACA JUGA:  Hewan Ternak Terinfeksi PMK Makin Menurun, Tersisa 2.199 Kasus

Pemilihan keterwakilan perempuan di BPD ini dinilai sebagai langkah maju yang sangat positif. Hal ini membuka ruang seluas-luasnya bagi kaum perempuan untuk berkontribusi gagasan dan memperkuat peran dalam tata kelola desa. Lebih dari sekadar pemenuhan syarat administrasi, kehadiran wakil perempuan diharapkan dapat memperhalus kebijakan, serta memastikan aspirasi perempuan, anak, dan keluarga di Desa Rancawiru tersampaikan secara lengkap, tepat, dan adil.

Kini, masyarakat Desa Rancawiru tinggal menunggu hasil akhir proses ini, dengan harapan terpilihnya sosok terbaik yang amanah, berintegritas, dan siap bekerja keras mewujudkan desa yang makmur, tertib, dan transparan sesuai harapan bersama.

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *