MEKKAH – Semangat juang yang luar biasa dan ketangguhan fisik terpancar jelas dari wajah-wajah jemaah haji asal Kabupaten Brebes yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) SOC 8. Di bawah pendampingan serta bimbingan intensif Tim Petugas Haji Daerah (PHD) Brebes yang dipimpin langsung Azmi Asmuni Majid, seluruh jemaah berhasil menuntaskan ibadah lempar jumrah pada hari kedua Tasyrik, 11 Dzulhijjah 1447 Hijriah, bertepatan dengan Kamis (28/5/2026).
Perjalanan menuju lokasi Jamarat bukanlah hal yang mudah dan ringan. Para jemaah harus menempuh perjalanan kaki sejauh kurang lebih 2,5 kilometer dari penginapan mereka untuk sampai ke lokasi ibadah. Di bawah teriknya matahari Mekkah dan di tengah padatnya arus manusia dari berbagai negara, medan perjalanan ini cukup menguras tenaga. Namun, berkat kesiapan fisik dan mental yang matang, seluruh jemaah Brebes dilaporkan tetap dalam kondisi prima, sehat walafiat, dan penuh semangat berkumandangkan talbiah sepanjang jalan.
“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT, seluruh jemaah haji Kloter SOC 8 dalam keadaan sehat, bugar, dan sangat bersemangat. Hari ini kami telah menyelesaikan rangkaian ibadah melempar jumrah Ula, Wustha, hingga Aqabah dengan tertib, aman, dan lancar. Keberhasilan ini tak lepas dari bimbingan luar biasa ketua kloter, para pembimbing ibadah, serta kekompakan seluruh jemaah yang saling bahu-membahu dan saling menguatkan satu sama lain,” ungkap Azmi Asmuni Majid dalam laporan langsungnya dari lokasi Jamarat.
Melangkah Menuju Puncak dan Penyelesaian Ibadah
Usai menuntaskan rangkaian lempar jumrah di hari kedua Tasyrik, para jemaah kembali ke penginapan untuk beristirahat sejenak guna memulihkan tenaga. Azmi menjelaskan, agenda ibadah masih berlanjut dan semakin mendekati tahapan puncak serta penyempurnaan rukun haji.
Pada sore harinya, para jemaah dijadwalkan akan kembali bergerak menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan Tawaf Ifadah, yang merupakan salah satu rukun haji yang wajib dilaksanakan. Kemudian, esok harinya tepat pada 12 Dzulhijjah, para jemaah akan kembali melaksanakan lempar jumrah ketiga sekaligus terakhir.
“Insya Allah, setelah beristirahat dan mempersiapkan diri, sore nanti kami akan kembali bergerak ke Masjidil Haram untuk melaksanakan Tawaf Ifadah. Kemudian esok hari, tanggal 12 Dzulhijjah, kami kembali akan melaksanakan lempar jumrah. Dengan selesainya rangkaian tersebut, ibadah haji kita semakin paripurna, dan nantinya tinggal menanti agenda terakhir yang penuh haru, yaitu Tawaf Wada’ atau perpisahan dengan Baitullah,” jelas Azmi, memaparkan alur ibadah yang tersisa bagi jemaah Brebes.
Solidaritas dan Semboyan “Brebes Beres” Menguatkan Langkah
Di tengah padatnya kerumunan dan hiruk-pikuk kawasan Jamarat, kehangatan persaudaraan dan solidaritas terlihat sangat nyata di kalangan jemaah asal Brebes. Mereka tidak hanya fokus pada ibadah sendiri, namun juga terjalin silaturahmi akrab dengan jemaah haji dari daerah lain, seperti Pekanbaru hingga Batam, saling menyapa dan berbagi semangat.
Di sela-sela kelelahan dan padatnya kerumunan, semboyan khas daerah yang telah menjadi ciri pembeda, “Brebes: Mantap, Beres!”, kerap dikumandangkan bersahutan. Kalimat penyemangat ini menjadi penambah energi dan kekuatan bersama di tengah medan ibadah yang cukup berat dan menguras fisik.
Azmi menegaskan, kekompakan, rasa saling menjaga, dan kesatuan hati inilah yang menjadi kunci utama jemaah Brebes dalam menaklukkan segala tantangan, baik itu jarak tempuh, cuaca panas, maupun kerumunan jemaah dari seluruh penjuru dunia.
Permohonan Doa dari Tanah Suci
Menutup laporannya yang penuh haru dan rasa syukur, Azmi menyampaikan pesan sekaligus permohonan doa yang mendalam kepada seluruh masyarakat Kabupaten Brebes, keluarga, dan kerabat yang sedang menantikan kepulangan mereka di kampung halaman.
“Kami mewakili seluruh jemaah haji Brebes Kloter SOC 8, mohon doa restu dari seluruh warga Brebes di tanah air. Doakan agar kami senantiasa diberi kekuatan, kelancaran, kesehatan, dan perlindungan Allah SWT hingga menuntaskan seluruh rangkaian ibadah sampai akhir nanti. Serta semoga kelak kami semua dapat pulang ke rumah tercinta membawa predikat Haji yang Mabrur, amiin,” harapnya.
Ia juga mendoakan kebaikan bagi daerah asalnya dan bangsa Indonesia.
“Marilah kita sama-sama berdoa untuk kebaikan dan kemajuan Kabupaten Brebes, kemajuan Jawa Tengah, dan Indonesia yang penuh rahmat serta semakin maju. Brebes Beres, Jawa Tengah Maju, Indonesia Penuh Rahmat! Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!” seru Azmi bersemangat, mengakhiri laporan langsung Tim PHD Brebes dari Tanah Suci.














